Siswa SMA Korban Pemerkosaan Alami Trauma dan Jadi Sosok Pendiam

Selain dipicu kasus pemerkosaan, rasa trauma korban dipicu beredarnya video perlakuan tidak senonoh itu.

Siswa SMA Korban Pemerkosaan Alami Trauma dan Jadi Sosok Pendiam
indianexpress.com
Ilustrasi pemerkosaan 

TRIBUNNEWS.COM, MALUKU - Siswi korban pemerkosaan dua pelajar SMA di Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, saat ini mengalami trauma.

Korban yang masih duduk di bangku SMA di Namlea ini tampak murung dan tidak ceria seperti biasanya.

Kasat Reskrim Polres Pulau Buru, A Futuwembun mengatakan, selain dipicu kasus pemerkosaan, rasa trauma korban dipicu beredarnya video perlakuan tidak senonoh itu.

"Lebih-lebih setelah video adegan tidak senono yang dilakukan kedua tersangka terhadap korban beredar di grup WhatsApp," katanya kepada Kompas.com saat dihubungi dari Ambon, Selasa (18/2/2020).

Futuwembun mengatakan, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.

Baca: Pelaku Pemerkosaan Lari & Menyerahkan Diri setelah Korban Batuk-batuk dan Ngaku Idap Corona

Baca: Putra Kiainya Jadi Tersangka Pemerkosaan, Ini Pernyataan Perwakilan Keluarga Ponpes Ploso

Adapun korban saat ini sedang didampingi oleh pihak sekolah dan Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TPA) Kabupaten Buru.

Diberitakan sebelumnya, A dan D memerkosa teman mereka sendiri yang juga siswi salah satu SMA di Namlea di sebuah indekos di kawasan Jalan Telaga Lontor, Kota Namlea, Jumat (7/2/2020) pekan lalu.

Sebelum memerkosa korban, kedua tersangka terlebih dahulu mencekoki korban dengan miras hingga korban tak sadarkan diri.

Saat itulah kedua tersangka kemudian memerkosa korban. Ironisnya, saat korban tersadar dan berteriak minta tolong.

Baca: Diiming-iming Pekerjaan, Gadis Asal Brebes Ini Sampai Semarang Malah Dinodai dan Barangnya Dirampas

Baca: VIRAL Pemulung di Bandar Lampung Dituduh sebagai Penculik Anak, Mantan Majikan Ungkap Sosoknya

Saat kejadian datang dua siswi SMA I dan A yang masuk ke dalam indekos namun bukannya menolong korban, mereka malah merekam adegan pemerkosaan itu dengan kamera ponsel selanjutnya membagikan adegan tidak senono itu ke grup WA.

Penyidik menjerat tersangka A dan D dengan Pasal 81 Ayat 3 jo Pasal 81 Ayat 1 Undang-Undnag Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 5 tahun hingga 15 tahun penjara.

Sementara, untuk tersangka I dan A yang ikut merekam dan menyebar video adegan tersebut dijerat dengan Pasal 29 jo Pasal 4 Ayat 1 Undang-Undnag Nomor 44 tentang Pornografi dan atau Pasal 45 Ayat 1 jo Pasal 27 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Siswi SMA Korban Pemerkosaan 2 Pelajar Alami Trauma"

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved