Helikopter TNI Jatuh

Mayor (Anumerta) Bambang Saputra Pernah Curhat, Sebelum Ditugaskan ke Papua dan Gugur

Dalam prosesi penguburan, sejumlah Komandan dari berbagai satuan tampak hadir mengikuti upacara pemakaman.

Akhtur Gumilang/Tribun Jateng
Prosesi pemakaman prajurit Penerbad Semarang yang gugur di TMP Giri Tunggal Semarang, Selasa (18/2/2020). 

Kepada Santoso, almarhum mengaku takut untuk ikut terbang ke Papua menggunakan Heli Mi-17 HA-5138.

Ternyata, kedatangannya ke Solo kala itu menjadi pertemuan terakhir antara Santoso dengan adiknya.

"Adik saya mengaku merasa takut."

"Lalu saya menimpalnya, mengapa mesti takut, kita punya agama."

"Kita ini keluarga dari militer."

"Tidak ada yang perlu ditakutkan," cerita Santoso sembari terisak mengingat pertemuan terakhirnya.

Sambil membenarkan peci, dia memperagakan dialognya dengan Bambang kala pertemuan terakhirnya.

Santoso bercerita sempat meletakkan tangannya ke dada sang adik sebelum pergi bertugas hingga akhirnya terjadi kecelakaan Helikopter M-17 yang menewaskan sang adik.

Dia berpesan agar sang adik untuk mengikuti kata hati kecilnya karena semua adalah takdir dan telah digariskan oleh Tuhan Yang Maha Esa.

"Jalani hidup seperti air mengalir, semuanya takdir."

Halaman
1234
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved