Breaking News:

Tidak Cukup Bukti Tewas Dibunuh, Polda NTT Hentikan Penyidikan Meninggalnya ASN Kabupaten Ende

Keluarga juga meminta Kapolda NTT untuk membentuk tim khususnya untuk membuka dan mengungkap kasus kematian ini

POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
Suasana usai Jumpa Pers penanganan kasus dugaan pembunuhan ASN Dinas Perhubungan Kabupaten Ende, Anselmus Wora di Polda NTT pada Jumat (21/2/2020) 

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG - Direktorat Reserse dan Kriminal Umum ( Ditreskrimum) Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur ( Polda NTT) akhirnya menghentikan penanganan kasus dugaan pembunuhan ASN pada Dinas Perhubungan Kabupaten Ende, Ansel Wora.

Penghentian penanganan kasus dilakukan usai pihak penyidik Ditreskrimum Polda NTT melakukan gelar perkara.

Direskrimum Polda NTT Kombes Pol Yudi Sinlaeloe mengatakan, hasil gelar perkara, merekomendasikan dugaan pembunuhan korban atas nama Anselmus Wora di Dusun Ekoreko, Desa Rorurangga, Kecamatan Pulau Ende, Kabupaten Ende dapat dihentikan karena tidak cukup bukti.

Mayat sopir di Dinas Perhubungan ini ditemukan pada Kamis 31 Oktober 2019, sekitar pukul 23.99 Wita,

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Yudi didampingi oleh Dir Intelkam Polda Pol Joudy Aldrien Abednedju Mailoor, Wadir Reskrimum Polda NTT AKBP Anthon CN dan Kaur Penmas Bid humas Polda NTT AKP Samuel.

Turut dihadirkan pula dokter Labfor dr Ni Luh Putu Spf dan dr Arif Wahyono S.Pf dari Pusdokkes Mabes Polri.

"Dari hasil penyidikan yang dilakukan baik dari tim Polsek, Polres Ende maupun oleh tim Polda NTT, hingga saat ini belum ditemukan bukti yang mengarah pada dugaan pembunuhan," kata Yudi kepada wartawan dalam jumpa pers yang digelar di Mapolda NTT pada Jumat (21/2/2020) siang.

 Ia mengatakan, hasil olah TKP kriminalistik, pada barang bukti mobil truk tidak ditemukan ada darah korban maupun petunjuk penyebabnya.

Sementara darah yang ditemukan di jalan rabat tempat para saksi menemukan korban adalah benar merupakan darah korban.

Hasil toksikologi barang yang diduga muntahan korban di TKP, jelas Kombes Yudi, tidak mengandung pestisida, narkoba, logam berat dan alkohol.

Halaman
1234
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved