Gara-gara Ngeyel ke Pembina Pramuka, Siswi SMPN 1 Turi Selamat dari Tragedi Susur Sungai Sempor

Annisa berhasil selamat dari tragedi Sungai Sempor karena membangkang perintah dari Pembina Pramuka sekolahnya

DOK. Pusdalops DIY / Twitter @merapi_news
Evakuasi siswa SMPN 1 Turi (kanan) dan korban selamat (kiri) - Berikut kabar terkini data korban siswa SMPN 1 Turi Sleman yang hanyut di sungai Sempor pada Jumat (21/2/2020). Tiga lainnya belum ditemukan. 

TRIBUNNEWS.COM - Annisa Ramadhani (15), Siswi SMPN 1 Turi Sleman bernasib baik karena selamat dari tragedi hanyutnya ratusan murid sekolahnya saat menyusuri Sungai Sempor.

Annisa berhasil selamat karena dirinya tidak menuruti perkataan dari pembina pramuka di sekolahnya.

Kisah selamatnya Annisa diceritakan oleh Nindia (21), kakak kandungnya yang juga merupakan alumni SMPN 1 Turi.

 

Dikutip dari TribunJogja.com, Selasa (25/2/2020), Nindia awalnya menceritakan saat adiknya mengikuti kegiatan susur sungai.

Kala itu Nindia dan orangtuanya tidak mengetahui bahwa adiknya itu akan mengikuti kegiatan susur sungai.

"Tidak ada pemberitahuan dari sekolah, adik saya juga tahunya dari status WA (WhatsApp) sehari sebelumnya. Dia juga enggak bilang ke keluarga kalau mau susur sungai, cuma minta di jemput jam 4 sore," tutur Nindia, Senin (24/2/2020).

Nindia yang juga pernah bersekolah di SMPN 1 Turi merasa aneh karena pihak sekolah membiarkan para muridnya berkegiatan di luar ruangan saat cuaca sedang mendung.

Berdasarkan pengalamannya, kegiatan sekolah dilakukan di dalam ruangan apabila cuaca tidak mendukung.

Begitu mendapat kabar telah terjadi tragedi ratusan murid SMPN 1 Turi hanyut saat susur sungai, Nindia langsung bergegas ke lokasi kejadian untuk mencari tahu keberadaan adiknya.

”Saya di Klinik SWA, kakak saya di puskesmas dan sekolah," imbuhnya.

Baca Selengkapnya >>>

Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved