Pembunuh Guru SD Ditembak Mati saat Ditangkap, Ternyata Jalin Hubungan Spesial dengan Istri Korban

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jhonny Edison Isir mengatakan, pelaku melarikan diri sejak oktober 2018 silam.

Pembunuh Guru SD Ditembak Mati saat Ditangkap, Ternyata Jalin Hubungan Spesial dengan Istri Korban
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Ilustrasi pelaku kejahatan. 

TRIBUNNEWS.COM - Pembunuh guru SD, Muhammad Yusuf (34) asal Stabat, Sumatera Utara ditembak mati.

Pelaku beridentitas Ganda Winata alias Gandrung ini ditembak mati saat hendak ditangkap petugas polisi.

Butuh waktu 17 bulan untuk menangkap pelaku sebelum akhirnya ditembak mati.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jhonny Edison Isir mengatakan, pelaku melarikan diri sejak oktober 2018 silam.

Saat keberadaan pelaku terdeteksi, pihak kepolisian langsung bergerak cepat untuk menangkapnya.

"Sudah melarikan diri sejak Oktober 2018 dan membutuhkan waktu 17 bulan.

Kawan-kawan reserse berhasil mendeteksi dan melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap tersangka GW pada 23 Februari 2020 di Kecamatan Sei Kijang tepatnya di sebuah perkebunan kelapa sawit di Riau," ungkapnya saat konferensi pers di RS Bhayangkara, Medan, Selasa (25/2/2020).

BACA SELENGKAPNYA

Editor: TribunnewsBogor.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved