Breaking News:

Deretan Pengakuan Pembina Pramuka SMPN 1 Turi Adakan Susur Sungai di Musim Hujan, Kini Tersangka

Inilah pengakuan pembina pramuka SMPN 1 Turi, Sleman, nekat adakan susur sungai di waktu musim hujan.

TRIBUN JOGJA/HO/Hasan Sakri/PUSDALOPS BPBD DIY
Tiga tersangka kasus tewasnya peserta susur sungai Sempor SMPN 1 Turi Sleman Yogyakarta 

TRIBUNNEWS.COM - Inilah pengakuan pembina pramuka SMPN 1 Turi, Sleman.

Polisi saat ini telah menetapkan tiga guru SMPN 1 Turi sebagai tersangka insiden susur sungai.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, tragedi susur sungai yang terjadi di Sungai Sempor, Jumat (21/2/2020) mengakibatkan 10 siswa tewas karena hanyut terbawa arus.

Selain mengakibatkan korban jiwa, kejadian tersebut juga membuat siswa lainnya mengalami luka-luka.

Kini kejadian memilukan itu masih membuat para siswa trauma.

Polisi pun secara cepat menyelidiki kasus ini dan menangkap 3 tersangka.

Ketiga tersangka dihadirkan oleh Kepolisian Polres Sleman pada Selasa (25/2/2020).

 Kisah Mbah Diro Ikut Evakuasi Korban Susur Sungai, Dapat Uang Penghargaan, Disumbangkan ke Masjid

Mereka adalah IYA kelahiran Sleman 11 April 1983 status PNS guru SMPN 1 Turi Sleman,DDS Kelahiran Sleman 24 Januari 1963 dan R Kelahiran Sleman 1962 status PNS.

Pada kesempatan tersebut, tersangka membeberkan alasan kenapa mengadakan kegiatan susur sungai.

Ia juga menjelasakan situasi saat kejadian.

Hari pertama sekolah di SMP N 1 Turi, Sleman, Senin (24/2/2020) pagi pasca tragedi susur sungai kegiatan Pramuka yang menewaskan 10 siswanya.
Hari pertama sekolah di SMP N 1 Turi, Sleman, Senin (24/2/2020) pagi pasca tragedi susur sungai kegiatan Pramuka yang menewaskan 10 siswanya. (Kolase TribunNewsmaker - Dok.Pusdalops DIY dan Tribun Jogja/Hasan Sakri)

HALAMAN 2 ============>

Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved