Viral Surat Pelarangan Kucing di Lingkungan Kampus, Natha Satwa Nusantara Angkat Bicara

Pengguna media sosial kini sedang dihebohkan dengan beredarnya surat yang melarang keberadaan kucing di lingkungan kampus.

Kolase Tribunnews (Instagram.com/cats._lovers dan gardasatwafoundation)
(Kanan) ilustrasi keberadaan kucing dilingkungan kampus (kiri) surat pelarangan yang beredar 

Meskipun demikian Anisa menegaskan pihaknya tetap kecewa dengan kebijakan tersebut.

Ia memandang kucing sebagai makluk hidup tidak tahu mana tempat terlarang untuknya.

"Bahwa orang yang membuat edaran tidak berpikir, mereka (kucing) juga sebagai makhluk hidup."

"Hewan tidak tahu daerah mana yang mereka boleh atau tidak dimasuki," ucapnya.

"Yang mereka (kucing) tahu adalah bumi milik bersama, bukan milik manusia saja," imbuh Anisa.

Baca: Kekerasan pada Hewan yang Buat Heboh, Kucing Dicekoki Ciu dan Terbaru Kucing Dipukul hingga Tewas

Bukan hal yang berbahaya

Ilustrasi kucing makan (pixabay.com)
Ilustrasi kucing makan (pixabay.com)

Anisa menilai, dengan beredarnya surat pelarangan kucing di lingkungan kampus seolah-olah keberadaan hewan bernama latin Felis catus berbahaya untuk manusia.

Sehingga perlu diambil langkah untuk mengatasi masalah tersebut.

"Bahwa itu konflik yang berbahaya. Hingga harus melakukan langkah pembebasan, lokasi tersebut dari kucing kucing liar," katanya.

Anisa menjelaskan, pada dasarnya manusia bisa hidup berdampingan baik dengan hewan, khususnya kucing dalam kehidupan sehari-hari.

Halaman
123
Berita Populer
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved