Kang Yudi Berharap Angka Stunting di Tuban Menurun

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menargetkan angka stunting di bawah 14% dalam lima tahun mendatang.

SURYA/M SUDARSONO
Ketua ABJ Tuban, Eko Wahyudi. 

TRIBUNNEWS.COM, TUBAN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menargetkan angka stunting di bawah 14% dalam lima tahun mendatang.

Saat ini prevalensi stunting di Indonesia masih berada pada angka 30,8%.

Pengusaha owner Timbul Jaya Grup, Eko Wahyudi mengatakan harapan Presiden ini sepatutnya harus didukung.

"Kita tahu stunting merupakan masalah gizi kronis yang disebabkan asupan gizi yang kurang atau tidak sesuai dengan kebutuhan dalam waktu lama," ujar Kang Yudi, Selasa (3/3/3020).

Kang Yudi yang merupakan bakal calon bupati Bantul ini mengatakan angka stunting di Kabupaten Tuban, Jawa Timur (Jatim) berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban, pada 2019 sebesar 14% atau sebanyak 10.344 jiwa.

"Tentu angka ini masih relatif besar sehingga saya berharap ada upaya tepat dan simultan menekan angka stunting agar dapat turun signifikan," katanya.

Baca: Presiden Jokowi Optimis Tekan Angka Stunting Turun Hingga 14 Persen

Menurut Kang Yudi, ibu hamil saat mengandung bayi harus mendapatkan asupan gizi.

Demikian halnya remaja putri supaya ketika nantinya mengandung bisa melahirkan bayi yang sehat.

"Peranan camat sampai kepala desa juga penting dalam rangka memerhatikan standar pemenuhan gizi masyarakat supaya terhindar dari stunting," kata Kang Yudi.

Dia memberi atensi khusus terhadap gerakan posyandu sebagai ujung tombak untuk menurunkan stunting.

"Setidaknya Posyandu dapat mendeteksi dini sekaligus menangani permasalahan stunting. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto sudah berkomitmen menggiatkan lagi posyandu," ujar Kang Yudi.

Berita Populer
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved