Sambil Berteriak 'Tolong Keluar', Ini Aksi Wali Kota Surabaya saat Terjadi Kebakaran di Gedung Siola

Sambil Berteriak Tolong Semua Keluar, Ini Aksi Wali Kota Surabaya saat Kebakaran Gedung Siola

Tangkap layar channel YouTube KompasTV
Sambil Berteriak Tolong 'Semua Keluar', Ini Aksi Wali Kota Surabaya saat Kebakaran Gedung Siola 

TRIBUNNEWS.COM - Aksi Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini kembali mencuri perhatian publik.

Terbaru perempuan yang akrab disapa Risma ini turun tangan langsung membatu proses evakuasi warga saat terjadi kebakaran.

Diketahui sebelumnya, telah terjadi kebarakan di Mal Pelayanan Publik, atau Gedung Unit Pelayanan Terpadu Satu Atap, Siola Surabaya, Jawa Timur, Selasa (3/3/2020) kemarin.

Setibanya di depan gedung Siola, Risma membantu petugas untuk meminta masyarakat dan petugas di dalam gedung supaya keluar.

Baca: Tri Rismaharini Timbun Masker Untuk Antisipasi Virus Corona, Tak Beritahu Warga, Ini Faktanya

Baca: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini Timbun Masker Tak Bilang Warga: Supaya Nggak Panik

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini ke lokasi Siola, Selasa (3/3/2020).
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini ke lokasi Siola, Selasa (3/3/2020). (SURYA.co.id/Yusron Naufal Putra)

Dengan bantuan megaphone di tangan kanan dan tangan kiri memengan handy talkie (HT), Risma berkeliling gedung Siola bersama petugas.

"Tolong keluar, tolong keluar," teriak Risma.

Risma juga meminta masyarakat dan pegawai yang berada di luar gedung untuk menjauhi lokasi kebarakan.

Baca: Cara Risma Antisipasi Virus Corona di Surabaya, Bentuk Tim hingga Timbun Masker Jauh-jauh Hari

Baca: Tangkal Virus Corona, Risma Antisipasi Penumpang Kapal Pesiar di Pelabuhan Tanjung Perak.

Penyebab kebakaran


Mobil Pemadam Kebakaran berdatangan ke Gedung Mall Pelayanan Publik Siola Surabaya, Selasa (3/3/2020).
Mobil Pemadam Kebakaran berdatangan ke Gedung Mall Pelayanan Publik Siola Surabaya, Selasa (3/3/2020). (TribunJatim/Yusron Naufal)

Kepulan asap di Gedung Mall Pelayanan Publik Siola Surabaya diketahui berasal dari tumpukan kardus di lantai 2, tak ada rembetan api dalam gedung bertingkat itu.

Kepala BPB Linmas Surabaya, Eddy Christijanto mengatakan proses pemadaman api tidak membutuhkan waktu lama. 

"Kita lakukan penanganan di situ, enggak sampai 10 menit sudah padam," kata Eddy Christijanto dikutip dari Surya.co.id

Eddy melanjutkan kepulan asap itu berasal dari tumpukan kardus yang berada dekat dengan cerobong pengeluaran asap dari genset.

Sebab, sebelumnya listrik di Gedung Siola sempat padam, sehingga harus menggunakan genset.

"Karena kepanasan kena efek panas itu akhirnya terjadi keluar asap," tambahnya.

Baca: Risma Kisahkan Alasannya Tak Mau Tinggalkan Surabaya hingga Menangis, Ungkap Ketakutan

Baca: Begal Bayudara Kembali Beraksi di Surabaya, Dua Mahasiswi Sudah Jadi Korban, Ini Tindakan Polisi

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved