Breaking News:

Kantor Bupati Waropen Dirusak Massa, Polda Papua Kirim Tim Usut Tuntas Aksi Perusakan dan Pembakaran

Polda Papua akan mengirimkan tim untuk membantu Polres Waropen mengusut tuntas perusakan dan pembakaran kantor bupati dan perkantoran.

Istimewa
Massa membakar kantor Bupati Waropen, Papua, Jumat (6/3/2020) 

TRIBUNNEWS.COM, TIMIKA - Polda Papua akan mengirimkan tim untuk membantu Polres Waropen mengusut tuntas perusakan dan pembakaran kantor bupati dan perkantoran, pada Jumat (6/3/2020).

"Prinsipnya siapa yang berbuat dia harus bertanggung jawab," kata Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw di Timika, Sabtu (7/3/2020).

Paulus menyayangkan aksi warga yang melakukan aksi anarkistis.

Seharusnya warga harus lebih bijaksana dalam menerima, dan menyikapi informasi penetapan tersangka Bupati Waropen Yeremias Bisay yang masih dalam tahap proses.

"Saya sangat sesalkan tindakan masyarakat yang melakukan perusakan dan pembakaran kantor pemerintah di Waropen," kata Paulus.

Massa membakar kantor Bupati Waropen, Papua, Jumat (6/3/2020)
Massa membakar kantor Bupati Waropen, Papua, Jumat (6/3/2020) (Istimewa)

Massa membakar tiga gedung kantor pemerintahan, termasuk kantor Bupati Waropen, Papua, Jumat (6/3/2020) pagi.

Perusakan ini dilakukan karena massa tidak menerima penetapan Bupati Waropen Yeremias Bisay sebagai tersangka gratifikasi sebesar Rp 19 miliar.

Kapolres Waropen AKBP Suhadak telah mendeteksi potensi pergerakan massa ketika media menginformasikan Kejaksaan menetapkan Yermias Bisai menjadi tersangka kasus gratifikasi yang terjadi pada 2010-2015.

Baca: Protokol Antisipasi, Ekspatriat Dikarantina Sebelum Bekerja

Baca: Presiden Inter Milan Steven Zhang Komentari Sisi Positif & Negatif Laga Liga Italia Tanpa Penonton

Baca: Kondisi Terkini 4 Pasien Positif Corona di Indonesia, Pasien 03 dan 04 Menunjukkan Perubahan

"Aparat juga melakukan patroli di seputaran wilayah yang dianggap berpotensi jadi pelampiasan warga yang tidak terima keputusan itu," kata Suhadak melalui rilis, Jumat.

Namun, ada kelompok yang masuk ke lingkungan kantor bupati dari belakang dengan melewati bukit dan akhirnya membuat kerusuhan.

Kelompok ini berjalan memutar sejauh 2 kilometer.

Setelah perusakan dan pembakaran, polisi coba menenangkan massa. Pada Jumat sore, kondisi Waropen telah kondusif. (Kompas.com/Irsul Panca Aditra)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polda Papua Kirim Tim Usut Perusakan Kantor Bupati Waropen"

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved