Breaking News:

Misteri Mayat Wanita dalam Karung di Bandung, Sempat Dicari 300 Warga hingga Polisi Periksa 10 Saksi

Mayat Ai Nuryani (25) ditemukan terbungkus karung di hutan Gununghalu Bandung Barat ditemukan penuh luka. Ibu harap pembunuh dihukum mati.

Polres Cimahi
Petugas Inafis Polres Cimahi memerika mayat perempuan yang ditemukan terbungkus karung di Kampung Sukalaksana, RT 1/21, Desa Sirnajaya, Kecamatan Gunung Halu, Kabupaten Bandung Barat (KBB) 

TRIBUNNEWS.COM - Mayat Ai Nuryani (25) ditemukan terbungkus karung di hutan Datar Canar, Kampung Sukalaksana, Desa Sirnajaya, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (4/3/2020).

Hilangnya Ai sempat menggegerkan warga di kampungnya hingga sekitar 300 warga mencari dan menemukannya dalam kondisi mengenaskan.

Hingga kini, Polres Cimahi masih berusaha mendalami kasus ini dan mencari sosok pembunuh Ai.

Dikutip Tribunnews.com dari TribunJabar.id, jasad Ai yang terbungkus karung ditemukan dalam kondisi penuh luka.

Luka hantaman benda tajam tampak di belakang kepala, kening, dan dagu Ai.

Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Yohannes Redhoi Sigiro menyebut pihaknya tengah menyelidiki 10 saksi.

"Masih penyelidikan dan kami sudah memeriksa 10 orang saksi," ujar Yohannes melalui pesan singkat, Minggu (8/3/2020).

Baca: Selidiki Kasus Mayat Dalam Karung, Polisi Periksa 10 Saksi

Mayat Ai Nuryani (25) ditemukan terbungkus karung di hutan Datar Canar, Kampung Sukalaksana, Desa Sirnajaya, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (4/3/2020). Sosok suaminya, Syarif Hidayat, menunjukkan foto Ai.
Mayat Ai Nuryani (25) ditemukan terbungkus karung di hutan Datar Canar, Kampung Sukalaksana, Desa Sirnajaya, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (4/3/2020). Sosok suaminya, Syarif Hidayat, menunjukkan foto Ai. (TribunJabar/Hilman Kamaludin)

Baca: Mayat Wanita Dalam Karung di Bandung: Ditemukan Warga yang Cari Rumput Hingga Kejanggalan Korban

Polres Cimahi masih memeriksa 10 orang saksi secara intensif agar kasus dugaan pembunuhan terhadap Ai menemukan titik terang.

Adapun 10 orang yang diperiksa adalah pihak yang menemukan jasad, termasuk keluarga Ai.

"Saksi yang sudah diperiksa itu orang-orang yang pertama kali menemukan dan terakhir melihat jenazah, termasuk pihak keluarga korban," papar Yohannes.

Sejak ditemukannya Ai, polisi sudah membentuk tim gabungan dari Polres Cimahi dan Polsek Gununghalu.

"Tim gabungan itu perintah langsung dari bapak Kapolres, sejak kemarin dari awal penemuan mayat hingga saat ini, kami masih melakukan penyelidikan," kata Yohannes.

Hingga kini, motif pembunuhan belum bisa dipastikan lantaran polisi masih menyelidiki apakah korban pernah memiliki masalah dengan orang lain.

Pihak kepolisian masih menunggu keluarga korban agar kondisinya lebih stabil dan bisa dimintai keterangan.

"Kami sudah berkomunikasi dengan keluarga korban, namun keluarganya masih trauma dan syok atas kejadian ini," ungkap Yohannes.

Baca: Suami Tak Menyangka Istri Ditemukan Tewas Dalam Karung di Hutan, Warga Ungkap Ada Keanehan

Keluarga Minta Pelaku Dihukum Mati

Ibu kandung Ai, Halimah (60), menyebut kematian anaknya tidak wajar mengingat ada banyak luka seperti korban pembunuhan.

Halimah berharap pembunuh Ai bisa mendapat hukuman mati.

"Saya sebagai ibunya berharap pelaku bisa dihukum berat, kalau bisa dihukum mati," kata Halimah, Kamis (5/3/2020), dikutip dari TribunJabar.id.

Halimah yakin putrinya tidak pernah memiliki masalah dengan orang lain.

Terlebih keseharian Ai sebagai ibu rumah tangga memang lebih disibukkan mengurus keluarga.

"Anak saya sering bantu suaminya mencari rumput ke pasir (ke daerah atas). Saat kejadian juga memang sedang mencari rumput," jelas Halimah.

Sementara itu, suami Ai, Syarif Hidayat (28) berharap pembunuh istrinya segera terungkap dan diberi hukuman berat.

"Semua itu saya serahkan ke aparat penegak hukum. Semoga pelakuknya bisa segera tertangkap," kata Syarif.

Baca: Kronologi Ibu Muda di Bandung Barat Menghilang Hingga Ditemukan Tewas Terbungkus Karung di Hutan

Kronologi Kejadian

Syarif sempat menceritakan kronologi Ai menghilang, yakni saat berangkat cari rumput pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 11.00 WIB.

Biasanya Ai pergi bersama Syarif, namun saat itu Syarif sedang ada kerja serabutan lain.

Anak Ai yang berusia 5 tahun kemudian dititipkan kepada Halimah.

Hingga pukul 17.00 WIB, Ai tak kunjung menjemput putrinya ke rumah Halimah hingga dikira sudah pulang duluan.

Menyadari Ai menghilang, Ai dan Halimah mengerahkan warga untuk mencari.

"Tapi korban baru ditemukan pada hari Rabu pagi. Ada 300 orang yang mencari. Ternyata ketemunya sudah meninggal," ungkap Halimah.

(Tribunnews.com/ Ifa Nabila) (TribunJabar.id/ Hilman Kamaludin)

Penulis: Ifa Nabila
Editor: Miftah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved