Kronologi Pengusaha di Pinrang Cabuli ABG, Sempat Janji Belikan Motor namun Ditolak Korban

Wiraswastaan ini harus berurusan dengan polisi, lantaran terlibat kasus pencabulan anak di bawah umur

zoom-inlihat foto Kronologi Pengusaha di Pinrang Cabuli ABG, Sempat Janji Belikan Motor namun Ditolak Korban
SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
Ilustrasi pencabulan

Laporan Wartawan Tribun Timur Hery Syahrullah


TRIBUNNEWS.COM, SULSEL 
- Muh Lubis (44), warga Dusun Akkajang, Kecamatan Cempa, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan harus berurusan dengan polisi.

Wiraswastaan ini harus berurusan dengan polisi, lantaran terlibat kasus pencabulan anak di bawah umur.

Ia diringkus oleh Team Crime-Fighters Unit Resmob Sat Reskrim Polres Pinrang saat berada di rumah kontrakannya, BTN Tassokkoe, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, belum lama ini.

Penangkapan itu dipimpin langsung oleh Aipda Aris.

Informasi yang dihimpun TribunPinrang.com, peristiwa pencabulan itu terjadi pada bulan Januari 2020 lalu.

Saat itu, korban berinisial SN (14) sedang asyik bermain handpone di kamarnya.

Baca: Rangkaian Peringatan HUT ke-473 Kota Semarang Resmi Dibuka

Baca: Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir, Pertamina Latih 200 Nelayan Tuban

Baca: BEI: Fundamental Emiten Masih Bagus, Keuntungan Naik Terus

Tiba-tiba, Lubis (pelaku) langsung masuk ke kamar korban dan mengajaknya berhubungan badan.

Ia juga menjanjikan bahwa akan membelikan motor, handphone dan uang Rp 2 juta jika ajakannya dipenuhi namun SN menolak.

Mendengar penolakan itu, pelaku langsung meninggalkan kamar SN.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved