Cerita Pertemuan Terakhir Kakek Da dan Sahabat Sebelum Ditemukan Gantung Diri

Meski usianya sudah senja, kata Diso, Da yang dikenalnya sejak 1970-an itu masih terlihat sehat dan gagah

Tribunlampung.co.id/Joviter Muhammad
Legiso (72) memberi penghormatan terakhir untuk Kakek Da, tetangga sekaligus sahabatnya, di TPU Kampung Surabaya Lama, Kedaton, Bandar Lampung, Minggu (15/3/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Joviter Muhammad

TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG - Kepergian Kakek Da (82) tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, tapi juga tetangga dan sahabatnya.

Warga Jalan Danau Towuti, Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung ini ditemukan tak bernyawa di belakang rumahnya, Sabtu (14/3/2020).

Da tewas dengan kondisi tergantung.

Meninggalnya Da dengan cara tak wajar membuat para tetangga seolah tak percaya.

Legiso (72), tetangga korban, mengatakan, sempat bertemu dan mengobrol dengan Da dua hari sebelum meninggal dunia.

Pria yang biasa disapa Diso ini tak menyangka jika pertemuannya kali itu merupakan yang terakhir.

"Ya saya kaget. Lah wong kemarin masih sempat ngobrol-ngobrol seperti biasa," ungkap Diso seusai menghadiri pemakaman korban di TPU Kampung Surabaya Lama, Kedaton, Minggu (15/3/2020).

Baca: UPDATE Data Lengkap Sebaran Pasien Positif Corona Jawa Barat Dirilis Pikobar

Baca: Satpol PP Temukan Obat Kuat dari Pasangan Mahasiswa dan Mahasiswi yang Ngamar di Hotel

Baca: Ini Makna Social Distancing Menurut Para Ahli, Diklaim Dapat Cegah Penyebaran Virus Corona

Baca: Hasil Tes Wapres Maruf Amin Negatif Virus Corona, Jubir: Tak Banyak Kontak dengan Menhub Budi Karya

Meski usianya sudah senja, kata Diso, Da yang dikenalnya sejak 1970-an itu masih terlihat sehat dan gagah.

Namun, Diso mengakui selama enam bulan terakhir Da kerap mengeluh sakit di dada dan tengkuknya.

Halaman
123
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved