Virus Corona

Gubernur Khofifah Tambah 120 Ruang Isolasi Covid-19 di Jatim

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyiapkan 120 tambahan ruang isolasi di Jawa Timur guna mengantisipasi penyebaran virus corona.

Surya/Fatimatuz Zahroh
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat diwawancara di Gedung Negara Grahadi, Senin (16/3/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyiapkan 120 tambahan ruang isolasi di Jawa Timur guna mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19.

Sebanyak 120 ruang isolasi tambahan tersebut disiapkan di Kota Surabaya di dua titik berbeda.

Sebanyak 20 ruang isolasi ditambahkan di RSUD dr Soetomo dan 100 ruang isolasi tambahan dibuat baru di gedung khusus di kawasan RSJ Menur Surabaya.

Dengan adanya tambahan ruang isolasi ini, diharapkan masyarakat lebih tenang lantaran fasilitas terbaik sudah disiapkan Pemprov Jatim di tengah wabah Covid-19 ini.

"Ini tadi selesai diidentifikasi, kita akan menambah 120 ruang isolasi. Kalau untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) kan harus dengan tekanan negatif. Kalau orang dalam pemantauan (ODP) harus pakai standar ventilator," kata Khofifah, saat diwawancara di Gedung Negara Grahadi, Senin (16/3/2020).

"Sekarang ini kita sudah dalam posisi terkonfirmasi dua hari lagi ventilator sudah siap di ruang ruang isolasi tambahan ini,” sambungnya.

Ekstensifikasi ruang isolasi ini dilakukan bukan karena ada lonjakan pasien ODP maupun PDP, akan tetapi dikatakan Khofifah, tambahan ini merupakan langkah antisipatif dan preventif.

Baca: Satu Orang Warga Tangerang Selatan Positif Corona Dilaporkan Meninggal

Baca: Kemendikbud Siapkan Portal E-Learning Rumah Belajar untuk Guru dan Siswa, Begini Cara Daftarnya

Sebab, sejauh ini se-Jawa Timur ada sebanyak 6 PDP dan sebanyak 18 ODP.

"Ada info akan ada dua pasien lagi tapi masih belum masuk sehingga belum bisa diidentifikasi ODP atau PDP. Sampai saat ini Jatim belum ada yang positif Covid-19," imbuh Khofifah.

Dengan adanya tambahan ruang isolasi ini, sekaligus menambah kapasitas dan rujukan agar pasien tidak tertuju semata-mata membawa pasien ke RSUD Dr Soetomo.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved