Breaking News:

Perkembangan Kasus Video Panas Siswi MTs di Tasikmalaya: Identitas Pelaku Ditemukan

Yusuf mengatakan, polisi awalnya sudah mengantongi identitas pelaku penyebaran sesuai keterangan saksi korban.

FeedNews.id
Ilustrasi video porno. 

TRIBUNNEWS.COM, TASIKMALAYA - Ada kabar baru dari penyelidikan kasus live video panas siswi MTs (Madrasah Tsanawiyah) di Tasikmalaya yang viral di WhatsApp dan Facebook.

Kabar baru itu datang dari Polres Tasikmalaya Kota yang sudah mengantongi identitas pelaku penyebar video panas siswi MTs tersebut.

Namun, untuk memastikan apakah identitas pelaku yang ada di akun media sosial itu sama dengan identitas aslinya, aparat kepolisian mendatangkan saksi ahli.

Kabar baru kasus video panas siswi MTs di Tasikmalaya lainnya, polisi juga telah memeriksa empat orang saksi, termasuk dari pihak Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, untuk mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti.

Baca: Viral Video Penggerebekan Suami Jual Istri dengan Layanan Foursome di Hotel

Baca: Fakta Baru Kasus Foto Syur Model di Surabaya: Fotografer Bikin Event Gemez 18+, Daftar 700 Ribu

Baca: Obat Avigan & Chloroquine Efektif Hadapi Corona? Ini Faktanya

Baca: Kisah Balita di Yogya Sembuh dari Virus Corona: Bunda Ceritakan Pengalaman Selama di Ruang Isolasi

"Perkembangan saat ini, kita sudah memintai keterangan saksi ahli untuk pengungkapan kasusnya," jelas Kepala Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Yusuf Ruhiman kepada wartawan di kantornya, Senin (23/3/2020) sore.

Yusuf menambahkan, kasus ini statusnya dalam perkembangan penyelidikan secara maraton sampai sekarang.

Pihaknya pun telah mengecek ke lapangan untuk mendapatkan keterangan dan bukti-bukti tambahan guna secepatnya mengungkap kasus yang menggegerkan masyarakat tersebut.

"Kita juga sudah kroscek ke lapangan untuk menambah keterangan dan bukti-bukti. Dengan saksi ahli kita akan terus kembangkan hasil penyelidikannya," tambah Yusuf.

Yusuf mengatakan, polisi awalnya sudah mengantongi identitas pelaku penyebaran sesuai keterangan saksi korban.

Namun pihaknya belum bisa memastikan apakah identitas itu sesuai atau tidak dengan data sebenarnya.

Halaman
1234
Berita Populer
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved