Virus Corona

Pasien di RST Dr Soedjono Magelang yang Meninggal Dinyatakan Positif Covid-19

Achmad mengatakan, saat pasien tersebut meninggal dunia, belum terdapat konfirmasi hasil laboratorium.

Pasien di RST Dr Soedjono Magelang yang Meninggal Dinyatakan Positif Covid-19
Tribunnews/Irwan Rismawan
Ilustrasi: Petugas menyemprotkan cairan disinfektan kepada petugas yang membawa pasien virus corona atau Covid-19 yang meninggal dan dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (25/3/2020). Pemprov DKI Jakarta menyediakan dua taman pemakaman umum (TPU) untuk pasien virus corona (Covid-19) yang meninggal dunia, yakni TPU Tegal Alur dan TPU Pondok Ranggon. Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM, MAGELANG - Hasil laboratorium keluar, seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona di RST dr Soedjono Kota Magelang yang meninggal pada Sabtu (21/3/2020) lalu, terkonfirmasi positif corona atau Covid-19.

Pasien yang meninggal tersebut telah dimakamkan sesuai SOP dari Kementerian Kesehatan.

Kepala RST dr Soedjono Magelang, Kolonel CKM dr Achmad Rusli Budiansyah, mengatakan ada dua kasus terkonfirmasi positif corona di RST dr Soedjono Kota Magelang.

Salah satu pasien berkode RST06 terkonfirmasi positif telah meninggal dunia dan sudah dimakamkan sesuai SOP dari Kementerian Kesehatan.

"Di RST dr Soedjono, ada dua yang positif. Yaitu, dengan kode RST02, berasal dari Kabupaten Magelang. Kemudian, kode yang RST06, ini positif juga dan sudah meninggal.

Sudah dimakamkan. Sebagaimana SOP yang diberlakukan oleh Kementerian Kesehatan," kata Achmad, Kamis (26/3/2020).

Baca: 7 Cara Mengatasi Stres akibat Pandemi Corona, Berkomunikasi hingga Membatasi Rasa Khawatir

Baca: BI Karantina dan Ganti Uang yang Beredar untuk Cegah Penyebaran Virus Corona

Baca: Kades di Wonosobo Sumbangkan Gajinya untuk Tangani Covid-19, Badarudin: Tidak Ada Niat Cari Sensasi

Achmad mengatakan, saat pasien tersebut meninggal dunia, belum terdapat konfirmasi hasil laboratorium.

Setelah terkonfirmasi, pasien dinyatakan meninggal karena Covid-19.

"Meninggalnya karena corona. Karena positif dan meninggal.

Kemarin (pasien tersebut) sudah ada bronkopneumonia. Hasilnya positif, berarti meninggalnya karena virus corona," ujarnya.

Halaman
12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved