Perempuan Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Rumahnya, Jenazah Dievakuasi Satgas Covid-19

Widarmi ditemukan tergeletak di sebuah rumah bedeng miliknya di Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, Bali, Kamis (26/3/2020) sekitar pukul 06.30.

Perempuan Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Rumahnya, Jenazah Dievakuasi Satgas Covid-19
Istimewa
Satgas Covid-19 Jembrana diterjunkan untuk melakukan evakuasi pada Ni Ketut Widarmi yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya. 

TRIBUNNEWS.COM, NEGARA - Seorang perempuan paruh baya, Ni Ketut Widarmi (55), ditemukan meninggal dunia di rumahnya.

Widarmi ditemukan tergeletak di sebuah rumah bedeng miliknya di Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana, Bali, Kamis (26/3/2020) sekitar pukul 06.30 Wita.

Widarmi awalnya ditemukan oleh tetangganya yang sowan ke rumahnya.

Satgas Covid-19 pun diterjunkan untuk melakukan evakuasi korban.

Kapolsek Gilimanuk AKP I Gusti Nyoman Sudarsana mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya, Siti Nurhotimah (34).

Baca: Cerita Dokter di Surabaya Tertular Corona, Berawal dari Ketidaksengajaan Pasien Covid-19 di Toilet

Baca: Ibunda Jokowi Meninggal, Gibran Ceritakan Kebaikan Eyang Sudjiatmi Notomihardjo

Dari hasil pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Korban hanya diketahui memiliki riwayat penyakit, yakni hipertensi dan diabetes.

"Korban ditemukan oleh tetangganya yang melaporkan kejadian ke RT dan diteruskan kepada kami," ucapnya saat dihubungi melalui sambungan WhatsApp.

Sudarsana menuturkan, mengenai evakuasi korban yang dilakukan dengan menerjunkan Satgas Covid-19 dikarenakan sesuai prosedur setiap orang yang meninggal atau penemuan mayat baik di rumah atau di luar rumah, ditangani oleh petugas Covid-19.

Satgas Covid-19 Jembrana diterjunkan untuk melakukan evakuasi pada Ni Ketut Widarmi yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya.
Satgas Covid-19 Jembrana diterjunkan untuk melakukan evakuasi pada Ni Ketut Widarmi yang ditemukan meninggal dunia di rumahnya. (Istimewa)

Atas prosedur ini, warga diimbau tidak panik.

Sebab, menurut keterangan Bidang Kesehatan Jembrana, korban tidak mengalami gejala yang mengarah pada Covid-19.

"Menurut Kabid Kesehatan Jembrana tidak ditemukan tanda-tanda Covid 19. Sebab, beberapa tahapan yang mengarah pada Covid tidak ada pada korban. Seharusnya kalau Covid 19 menurut Kabid ada beberapa gejala tidak spontan langsung meninggal," ucapnya.

Baca: Kota Tashkent di Uzbekistan Ditutup, Turis Indonesia Dihimbau Tunda Perjalanan

Baca: TERBARU Pelaku Teror Penembakan Brutal di Masjid Selandia Baru Tahun Lalu Akhirnya Mengaku Bersalah

Ia menambahkan, korban akan disemayamkan di pemakaman umum atau kuburan Nasrani di Gilimanuk.

Dan akan disemayamkan sekitar pukul 15.00 Wita dengan jumlah jemaah sekitar 20 orang.

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Perempuan Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Rumah Bedeng Jembrana, Satgas Covid-19 Langsung Evakuasi

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved