Tak Suka Dimarahi, Petani di Muba Ini Tembak Dada dan Kepala Temannya di Kebun Karet

Bahwa senjata api yang digunakan untuk melakukan penembakan terhadap korban dibuang di dalam hutan.

Editor: Hendra Gunawan
Fajeri Romadhoni/Sriwijaya Post
Tersangka kasus pembunuhan Marzan ketika diamankan di Mapolsek Sanga Desa. 

Laporan wartawan Sriwijaya Post Fajeri Ramadhoni

TRIBUNNEWS.COM, SEKAYU - Mz (41) diduga menghabisi nyawa seorang warga Desa Macang Sakti Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Muba.

Mz yang merupakan rekan korban sesama petani ini diduga sudah menembak dada dan kepala korban di kebun karet di Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Muba pada Rabu (25/3/2020) sekira pukul 19.00.

Kapolsek Sanga Desa, Iptu Suventri SH, didampingi Kanit Reskrim Polsek Sanga Desa, Ipda Lekat Haryanto SH, mengatakan penembakan bermula saat korban mendatangi pondok kebun karet tempat tinggal Mz dengan tujuan memarahi seseorang yang bermaksud menagih uang sewa tanah.

"Pada saat korban marah, tiba-tiba pelaku menegur korban agar tidak marah-marah.

Namun, korban malah melampiaskan kemarahannya kepada pelaku dan menantang untuk berkelahi," jelasnya.

Tak terima dimarahi oleh korban, pelaku langsung mengambil sepucuk senpi rakitan laras pendek miliknya dan langsung mengejar korban yang saat itu berada di samping belakang pondok.

Baca: Presiden Jokowi Antar Jenazah Almarhumah Ibunda ke Tempat Peristirahatan Terakhir

Baca: Akrab dengan Keluarga J-Hope BTS, Leeteuk Super Junior Ungkap Kebaikan Mereka

Baca: Desainer Anne Avantie Gerakkan Yayasannya Produksi Baju APD untuk Disumbangkan ke Tenaga Medis

Baca: Jokowi Tanda Tangani Keputusan Presiden Pemberhentian Tidak Hormat Evi Novida Ginting

Kemudian pelaku langsung menembak korban di dada bagian depan sehingga korban terjatuh dan pelaku kembali menembak korban di bagian kepala belakang sehingga tembus ke kening korban.

Usai melakukan aksinya pelaku langsung melarikan diri ke dalam hutan.

"Barulah pada Kamis (26/3) sekira pukul 01.00 WIB anggota kita di Polsek Sanga Desa mendapatkan laporan.

Lantas bersama Kapolsek Babat Toman Ali Rojikin, SH MH dan anggota Polsek Babat Toman serta Ipda Nasirin SH dan Unit Pidum Polres Muba melakukan cek TKP pengejaran terhadap pelaku dan berhasil mengamankan pelaku di jalan Desa Sungai Angit yang pada saat itu tanpa melakukan perlawanan," terangnya.

Dari keterangan pelaku, bahwa senjata api yang digunakan untuk melakukan penembakan terhadap korban dibuang di dalam hutan.

Kemudian Kapolsek, Kanit Reskrim dan anggota Polsek Babat toman melakukan penyisiran dan pencarian barang bukti senpi tersebut. Namun tidak berhasil ditemukan.

"Untuk penyidikan lebih lanjut pelaku sudah diamankan di Polsek Sanga Desa. Adapun barang bukti sementara yakni satu buah celana pendek milik korban," ungkapnya.

Atas perbuatannya pelaku kasus tindak pidana pembunuhan ini dijerat dengan pasal 338 KUHP.

Adapun bukti laporan polisi dengan nomor LP/BB - 13/III/2020/Sumsel/Muba/SEK SGD dengan pelapor atas nama Mira Sartika (24) warga Desa Macang Sakti Kecamatan Sanga Desa.

Sementara itu dari pengakuan tersangka, dia nekat menembak korban sebanyak dua kali yang mengenai dada bagian depan sehingga korban terjatuh dan tersangka kembali menembak korban di bagian kepala belakang sehingga tembus ke kening korban.

“Aku tuh menagih uang sewa tanah, namun balasan ucapannya menyakitkan.

Karena kesal dan terima jadi aku menembak lalu berlari ke hutan dan meninggalkan korban,” ujarnya. (Fajeri Ramadhoni)

Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul Pria di Muba Ini Tembak Kening dan Dada Seorang Temannya, Diduga tidak Senang Dimarah, Korban Tewas,

Sumber: Sriwijaya Post
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved