Viral Hari Ini

Viral Keluarga PDP COVID-19 di Kolaka Paksa Buka Bungkus Jenazah, Sekampung Bisa Jadi ODP?

Orang yang menyentuh dan mencium jenazah PDP otomatis statusnya menjadi orang dalam pemantauan (ODP).

Viral Keluarga PDP COVID-19 di Kolaka Paksa Buka Bungkus Jenazah, Sekampung Bisa Jadi ODP?
sciencefocus.com
Ilustrasi virus corona 

TRIBUNNEWS.COM – Belakangan masyarakat dihebohkan dengan video yang menggambarkan keluarga membawa jenazah seorang perempuan berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) covid-19.

Peristiwa itu terjadi di Kabupaten Kaloka, Sulawesi Tenggara.

Hal yang membuat heboh adalah plastik pembungkus jenazah dibuka dan dilihat oleh para pelayat.

Tak sampai di situ, keluarga pun bahkan memegang dan mencium jenazah tersebut.

Sumber resmi warga setempat menyebutkan, jenazah perempuan paruh baya itu sebelum di larikan ke rumah sakit masuk dalam status orang dalam pengawasan (ODP) COVID-19 setelah kembali di Bandung yang merupakan daerah terjangkit COVID-19.

Dikutip dari Kompas.com dr. Panji Hadisoemarto yang merupakan dosen Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat ari Fakultas Kedokteran Univeritas Padjajaran (Unpad) memberi tanggapan.

Dokter Panji mengatakan, bahwa pada umumnya jenazah yang meninggal karena suatu penyakit dianggap tidak akan menularkan virus atau penyakitnya ke orang lain.

Baca: Cegah Penyebaran Covid-19, Inilah Cara Pemain Persib Bandung Jalankan Program Latihan

Video keluarga membawa jenazah seorang perempuan yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan covid-19 di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Video keluarga membawa jenazah seorang perempuan yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan covid-19 di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra). (repro bidik layar YouTube Kompas TV)

Namun karena virus corona bisa menular secara tidak langsung, maka risiko tertular tetap bisa terjadi.

"Dalam arti, penularan secara droplet tidak akan terjadi karena jenazah tidak batuk-batuk.

Tapi karena virus (Covid-19) bisa menular secara tidak langsung, lewat tangan misalnya,

Halaman Selanjutnya ------------>

 
Editor: Archieva Prisyta
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved