Breaking News:

10 Ekor Anjing di Karangasem Bali Positif Rabies

Terhitung sejak periode Januari 2020 hingga sekarang, petugas menemukan sekitar 10 ekor anjing yang positif rabies di Karangasem.

Tribun Bali/I Gede Jaka Santhosa
Anjing rabies 

28 Desa di Karangasem Zona Merah Rabies

Daerah yang masuk zona merah rabies di Karangasem mencapai 28 desa.

Daerah dinyatakan msuk zona merah rabies lantaran kasus gigitan rabies bisa mencapai 1 sampai 5 gigitan setiap minggunya.

Populasi anjing yang berkeliaran di daerah zona merah rabies cukup tinggi, serta meningkat.

Baca: Dibuka Menguat pada Selasa Pagi, Rupiah Sentuh Level Rp 16.330 per Dollar AS

Baca: Rujuk dengan Mantan Suami, Intip Potret Pernikahan Eddies Adelia dan Ferry Setiawan

Daerah zona merah rabies tersebar di 8 Kecamatan. Terbanyak di Rendang, Kecamatan Kubu, Abang, dan Kecamatan Bebandem.

Seperti Pempatan, Rendang, Pesabn, Bebandem, Jungutan, Tinyar Tengah, Tianyar Barat, Tianyar, Sukadana, Ban, Kertamandla, Culik, Pidpid, Purwakerti, Nawakerti.

Kabid Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian Krangasem, Made Ari Susanta menjelaskan, 28 desa ditetapkan sebagai daerah zona merah rabies sudah dari dulu.

Setiap minggu ada saja ditemukan kasus gigitan anjing di daerah itu. Petugas akan terus menekan daeraah kategori merah rabies.

Populasi anjing liar dan yang diliarkan di daerah rawan rabies cukup tinggi. Daerah tersebut jadi perhatian khusus petugas kesehatan hewan.

Dalam waktu dekat, petugas akan menurunkan tim untuk gelar vaksinaasi, sosialisasi, serta steriilisasi. Tujuannya agar populasi anjing bisa ditekan.

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul 10 Ekor Anjing di Karangasem Ditemukan Positif Rabies, Telah Gigit 17 Warga

Berita Populer
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved