Bripda KHN Jadi Tersangka Terkait Kasus Penembakan Hingga Menewaskan Rekannya Sesama Anggota Polisi

Sat Reskrim Polrestabes Medan menetapkan satu orang tersangka terkait dengan tewasnya Bripda DS (21) yang tertembak pistol Glock.

Shutterstock
Ilustrasi: Sabtu (28/3/2020) lalu, Bripda DS (21) seorang nggota Sabhara Polrestabes Medan ditemukan tewas bersimbah darah di dalam barak Sat Sabhara Polrestabes Medan, Jalan Putri Hijau, Medan. 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Sabtu (28/3/2020) lalu, Bripda DS (21) seorang nggota Sabhara Polrestabes Medan ditemukan tewas bersimbah darah di dalam barak Sat Sabhara Polrestabes Medan, Jalan Putri Hijau, Medan.

Dari hasil pemeriksaan, belakangan diketaui korban meninggal karena tertembak oleh rekannya sendiri, Bripda KHN.

Ketika itu tiba-tiba suara ledakan keras terjadi.

Tak lama kemudian, korban terkapar berlumuran darah, dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Putri Hijau.

Namun nyawa korban tidak tertolong.

Sat Reskrim Polrestabes Medan menetapkan satu orang tersangka terkait dengan tewasnya Bripda DS (21) yang tertembak pistol Glock.

ilustrasi penembakan
ilustrasi penembakan (Kompas)

Bripda KHN yang juga anggota Polri merupakan teman korban.

Dari informasi yang dihimpun pada Selasa (31/3/2020), tersangka diduga tidak sengaja menembak korban karena mengira senjatanya tidak berisi peluru.

Kapolrestabes, Kombes Pol Johnny Eddizon Isir didampingi Kasat Reskrim, AKBP Maringan Simanjuntak saat memberikan keterangan pers, mengatakan bahwa pihaknya menetapkan satu orang tersangka.

"Sejauh ini kita sudah melakukan penyidikan dan menetapkan satu tersangka, Bripda KHN. Sejauh ini ada 11 saksi yang telah dimintai keterangan," katanya.

Baca: Diprediksi Ribuan Orang Akan Tiba, Jokowi Bolehkan WNI dari Luar Pulang ke Indonesia, Ada Syarat Ini

Baca: BREAKING NEWS: Pengusaha Bob Hasan Meninggal Dunia

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved