Breaking News:

Virus Corona

Puluhan TKA China Masuk ke Indonesia di Tengah Pandemi Corona, Dinas Tenaga Kerja: Izin Tak Lengkap

Puluhan TKA China masuk ke Indonesia di tengah pandemi corona, Dinas Tenaga Kerja: Izin tak lengkap.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Update Info COrona 

TRIBUNNEWS.COM - Puluhan Tenaga Kerja Asing (TKA) China memasuki wilayah Indonesia di tengah wabah corona atau virus covid-19.

Usut punya usut, TKA China itu datang ke PT Bintan Alumina Indonesia (BAI) di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melalui Pelabuhan Bulang Linggi Tanjunguban.

Sontak, hal tersebut mengundang kejaman dari berbagai pihak.

Bagaimana tidak, di tengah mewabahnya virus corona dan pemerintah telah melarang masuknya WNA di Indonesia, puluhan TKA asal China ini malah masuk ke Bintan.

Peristiwa yang ada di video tersebut dibenarkan oleh Ketua Administrator KEK Galang Batang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, Hasfarizal Handra.

Ia menjelaskan, ada 39 TKA yang masuk di Kabupaten Bintan melalui jalur Pelabuhan Bulang Linggi, Tanjung Uban, Selasa (31/3/2020) malam kemarin.

 Profil Andrew Jack, Aktor Star Wars yang Meninggal setelah Positif Corona Covid-19

 Positif Corona, Wanita Ini Nekat Kabur & Lempari Petugas dengan Batu, Ternyata Idap Penyakit Serius

 Ganjar Pranowo Minta Warga Tak Tolak Jenazah Pasien Virus Corona: Yang Penting Jangan Ikut Melayat

Guna menindaklanjuti hal ini, pihaknya mengaku akan dikembalikan ke negara asal melalui jalur Jakarta terhitung mulai besok, Kamis (2/4/2020).

“Atas arahan Bupati Bintan Apri Sujadi melalui videoconfrence di PT Bintan Alumina Indonesia, 39 TKA asal China ini akan kami pulangkan besok, Kamis (2/4/2020) melalui Jakarta,” kata Hasfarizal melalui telepon, Rabu (1/4/2020).

Secara protokol kesehatan, 39 WNA tersebut tetap dilakukan rapid test Covid-19.

Sesudahnya, ia meminta kepada PT BAI untuk memulangkan 39 TKA tersebut.

HALAMAN SELANJUTNYA ===================>

Editor: Irsan Yamananda
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved