Virus Corona

Ridwan Kamil Tanggapi Jenazah Positif Covid-19 Ditolak: Corona Mati setelah 7 Jam Pasien Meninggal

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil angkat bicara menanggapi banyaknya kasus penolakan jenazah pasien positif Covid-19.

Metro TV
Gubernur Jabwa Barat, Ridwan Kamil 

TRIBUNNEWS.COM - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil angkat bicara menanggapi banyaknya kasus penolakan jenazah pasien positif Covid-19.

Menurutnya banyak pihak yang memprovokasi masyarakat untuk menolak pemakaman jenazah corona karena takut tertular.

Padahal, fakta tidak mengatakan demikian.

Ridwan Kamil pun meminta kepada masyarakat untuk menggunakan ilmu pengetahuan sebagai dasar menyikapi corona.

Hal itu bertujuan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi kabar tak benar.

 Kabar Baik Corona Hari Ini, Uji Coba Avigan Memasuki Tahap Akhir, Efektivitas PengobatanTinggi

 PHK Dampak Corona? Daftar ke Disnakertrans untuk Dapat Intensif 1 Juta / Bulan, Besok Paling Lambat

Hal itu disampaikan Ridwan Kamil sambil menyertakan screen shoot artikel berita soal penolakan jenazah di beberapa daerah.

Ia juga menyertakan artikel berjudul 'Virus Corona di Tubuh Akan Mati Setelah 7 Jam Pasien Meninggal'.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Bermain Tik Tok di acara Mata Najwa
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Bermain Tik Tok di acara Mata Najwa (YouTube KompasTV)

Untuk itu, Ridwan Kamil berharap tak ada lagi penolakan terhadap proses pemakaman jenazah pasien Covid-19.

HALAMAN SELANJUTNYA ==============>

Penulis: Salma Fenty Irlanda
Editor: Asytari Fauziah
Sumber: Tribun Mataram
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved