Virus Corona

Awalnya Ngeyel, Wali Kota Prabumulih Akhirnya Liburkan Sekolah setelah Kotanya Zona Merah Covid-19

Bahkan, dalam pernyataannya yang viral di media sosial, Wali Kota Prabumulih mengimbau warganya tak perlu takut dengan corona dan harus melawannya.

Twitter/@jr_kw19
Wali Kota Prabumulih, Ridho Yahya tak mau liburkan siswa karena Covid-19 

TRIBUNNEWS.COM - Sempat menentang perintah pemerintah untuk meliburkan sekolah dan percaya tidak ada corona di daerahnya, Wali Kota Prabumulih akhirnya liburkan siswa.

Sebelum Kota Prabumulih dinyatakan sebagai zona merah virus corona, Wali Kota Prabumulih masih bersikeras melakukan kegiatan seperti biasanya.

Bahkan, dalam pernyataannya yang viral di media sosial, Wali Kota Prabumulih mengimbau warganya tak perlu takut dengan corona dan harus melawannya.

Ia juga menentang upaya pemerintah melakukan physical distancing dengan meliburkan sekolah.

 Cerita di Balik Wanita Hamil PDP Corona Sempat Live Facebook Keluhkan Sesak Napas sebelum Wafat

 POPULER Istilah Social Distancing untuk Corona Diganti WHO Jadi Physical Distancing, Apa Bedanya?

Di video tersebut ia mengatakan liburkan siswa, tak menjamin warganya tak akan terkena virus corona.

Bahkan ia mengungkapkan tak setuju dengan imbauan tak berjabat tangan.

Ia bahkan terlihat mengajak para wartawan yang wawancara untuk berjabat tangan.

Peta sebaran kasus Corona di Indonesia per provinsi
Peta sebaran kasus Corona di Indonesia per provinsi (covid19.go.id)

Di video tersebut terlihat Wali Kota Prabumulih dengan menggunakan pakaian dinas sedang melayani wawancara.

"Tidak akan meliburkan siswa?," tanya seorang wartawan.

"Saya tanya, apa dengan meliburkan, penelitian mengatakan libur sekolah corona penyakit tidak datang? Nggak ada kan?," kata dia.

Ia pun mengaku menunggu adanya penelitian yang menjelaskan korelasi antara libur sekolah dan virus corona.

HALAMAN 2 >>>>>>>>

Editor: Salma Fenty Irlanda
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved