Virus Corona

Cerita Pilu Kepala Kampung di Sumbar, Dianiaya Warga karena Sosialisasikan Bahaya Covid-19

Berikut cerita pilu seorang kepala kampung di Sumatera Barat, dianiaya warga sendiri karena sosialisasikan bahaya corona.

Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM - Beberapa hari terakhir, ramai kabar Kepala kampung dianiaya oleh warganya sendiri.

Peristiwa itu terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Pria bernama Bakhtiar (51) itu mendapatkan penganiayaan setelah melakukan sosialisasi bahaya Covid-19.

Bakhtiar sendiri merupakan kepala kampung Koto Rawang, Nagari arau Desa Lakitan Timur, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Ia mendapat pukulan dari EM (55) di kepalanya.

Akibatnya, Bakhtiar harus dilarikan ke Puskesmas setempat.

 4 Tips Belanja Aman saat Pandemi Corona: Jaga Jarak Antar Pengunjung hingga Cuci Buah & Sayur

 UPDATE Virus Corona Nasional Minggu 5 April 2020, Tambahan 181 Kasus, Kini Total Ada 2.273 Kasus

 Sopir Ambulans Tega Mencuri Masker di Tengah Wabah Corona, Patok Harga Rp 5 Juta Untuk Satu Dus

"Betul ada kepala kampung yang dianiaya oleh seorang warga gara-gara sosialisasi Covid-19," kata Kapolsek Lengayang Iptu Beni Hari M seperti dikutip dari Kompas.com, Sabtu (4/4/2020).

Beni menjelaskan, kejadian itu berawal saat Bakhtiar melakukan sosialisasi pencegahan virus corona ke sebuah warung di kampung tersebut.

Kala itu, ada sejumlah remaja sedang berkumpul.

Mereka terlihat bermain domino serta merokok.

HALAMAN SELANJUTNYA ================>

Editor: Irsan Yamananda
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved