Breaking News:

Nabi Palsu dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalsel Didiagnosa Mengidap Waham Menetap

Nasrudin, nabi palsu asal Bandang Kahakan, Kecamatan Baru Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah didiagnosa mengidap waham menetap.

Editor: Dewi Agustina
Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi
Nasrudin, nabi palsu asal Bandang Kahakan, Kecamatan Baru Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Provinsi Kalimantan Selatan didiagnosa mengidap waham menetap. Nasrudin menjalani sidang kelima Kamis (9/4/2020) yang berlangsung di Pengadilan Negeri Barabai. 

Namun, baik Herliani maupun Herawati menampik jika uang yang diberikan untuk infaq sebesar yang dituduhkan ayahnya ketika menjadi saksi pada sidang ketiga.

"Tidak ada Rp 1,5 juta. Hanya Rp 200 sampai Rp 300 ribu. Itu pun per dua bulan," jelasnya.

Sebelumnya Aini membeberkan putrinya yang merupakan pengikut dan menjadi donatur tetap.

Baca: Reaksi Suami Aura Kasih saat Istri Kenang Sosok Glenn Fredly, Eryck Amaral Disebut Suami Idaman

Tak tanggung-tanggung anaknya menyumbang hingga Rp 1,5 juta per orang per bulan.

Untuk apa uangnya? Berdasarkan pengakuan Aini uang tersebut dibagikan kepada pengikut Nasrudin yang kurang mampu.

Menurut Aini, infaq tak ada batasannya.

"Saya pernah dapat beras lima liter tiga kali dan gula pasir satu kilogram, itu pun sekali. Saya juga baru tahu kalau anak saya menjadi penyumbang setelah mantan menantu saya mengira uang yang dikirim untuknya. Ternyata diinfaqkan untuk Nasrudin," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul Nabi Palsu dari HST Didiagnosa Mengidap Waham Menetap, ini Penjelasan Spesialis Kejiwaan

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved