Breaking News:

Maruarar Sirait: Pembangunan Bandara Kediri Jadi Angin Segar Perekonomian Indonesia

Pembangunan Bandara Udara Internasional di Kabupaten Kediri merupakan signal positif dan angin segar bagi perekonomian Indonesia.

DOK. MENKO KEMARITIMAN
Peresmian ground breaking pembangunan Bandara Internasional Kediri di Kediri, Jawa Timur, secara virtual oleh Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Rabu 15 April 2020. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pembangunan Bandara Udara Internasional di Kabupaten Kediri merupakan signal positif dan angin segar bagi perekonomian Indonesia di tengah kondisis Indonesia sedang menghadapi pandemi Covid-19.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Maruarar Sirait, Kamis (16/4/2020), terkait dengan pembangunan Bandar Udara Internasional Dhoho di Kabupaten Kediri.

Dengan total investasi mencapai Rp 9 triliun pada tahap 1 pembangunan, kata Maruarar, pasti akan melibatkan ribuan pekerja, supplier dan lain sebagainya.

"Tentu dalam menjalankan pekerjaan harus tetap berpedoman dan melaksanakan protokol kesehatan dari pemerintah, seperti menggunakan masker, sarung tangan, menjaga jarak serta mencuci tangan secara berkala," kata Maruarar.

Maruarar mengapresiasi PT Gudang Garam, sebagai perusahaan dalam negeri, yang meskipun di tengah pandemi covid-19 tetap konsisten dalam mengerjakan proyek strategis nasional.

"Di tengah musibah, pembangunan ini menunjukkan bahwa ekonomi di Indonesia tetap berjalan dan kepercayaan pada pemerintah juga bagus. Tentu ini patut diapresiasi dan ini menginspirasi dalam bersama-sama membangun infrastruktur Indonesia," ungkap Ara, demikian ia disapa.

Seiring dengan pembangunan bandara ini, Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono juga akan akan membuka isolasi daerah Jawa Timur bagian selatan, dengan membangun jalan tol Kertosono-Tulungagung.

Pembukaan jalan tol ini tak hanya melayani wilayah Kediri, tetapi juga kawasan Nganjuk, Wilangan hingga Tulungagung bagian selatan.

Sambil menunggu pembangunan tol tersebut, Kementerian PUPR juga memprogramkan pembebasan jalan dari Kertosono ke Kediri.

Diharapkan semester pertama tahun 2021 mendatang proses ini sudah selesai untuk dilanjutkan penentuan lokasi.

Halaman
12
Berita Populer
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved