Breaking News:

Virus Corona

Pemudik Terus Berdatangan, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Pintu Masuk

Gunungkidul sendiri saat ini menjadi satu dari beberapa wilayah di DIY dengan jumlah pemudik terbanyak

TRIBUNJOGJA.COM / Bramasto Adhy
Pemudik melintasi Jalan Wates, Yogyakarta, Minggu (10/6/2018) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNNEWS.COM, GUNUNGKIDUL - Hingga saat ini para pemudik yang datang dari berbagai kota terus berdatangan ke Kabupaten Gunungkidul.

Pemerintah setempat akan memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk wilayah.

"Sedang dibicarakan kebijakan apa yang akan diambil untuk pintu-pintu masuk yang berbatasan langsung dengan Jawa Tengah," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gunungkidul,  Kelik Yunianto saat dihubungi pada Kamis (16/04/2020).

Menurut Kelik, pengawasan di pintu masuk perbatasan kabupaten perlu ditingkatkan.

Pasalnya, Kabupaten Klaten (Jawa Tengah) yang berbatasan langsung dengan  Gunungkidul  sudah  ditetapkan sebagai zona merah.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa kasus positif COVID-19 terakhir di  Gunungkidul  memiliki  riwayat kunjungan ke Pacitan.

Baca: Belum Terapkan PSBB meski Banyak Pemudik Datang dari Jakarta, Ganjar: Tangani, Jangan Ikut Panik

Baca: Seribuan Warga Mudik Lebih Awal ke Gunungkidul, Diminta Mengisolasi Diri Selama 14 Hari

Baca: Lee Chong Wei Sebut Lin Dan Pebulutangkis Legenda yang Harus Dihormati

Hal ini membuat perbatasan sisi timur juga perlu diwaspadai.

"Jalur antara Klaten dan Gunungkidul juga cukup banyak, sehingga perlu diberlakukan pengawasan yang tepat seperti apa," jelas Kelik.

Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Gunungkidul Immawan Wahyudi mengatakan hari ini akan melakukan pemantauan di sejumlah pintu masuk.

Halaman
12
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved