Breaking News:

Tetangga Lihat Korban Pembacokan Merayap ke Luar Pintu Sambil Minta Tolong, Tubuhnya Penuh Darah

Rumah korban tampak gelap dan warga lainnya pun ikut ke luar melihat karena mendengar suara minta tolong.

Editor: Dewi Agustina
Tribun Jabar/Nandri Prilatama
Satu keluarga di Kampung Munjul RT 36/09, Kelurahan Munjuljaya, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat menjadi korban pembacokan yang terjadi di rumahnya, Selasa (21/4/2020) sekitar pukul 02.30 WIB. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNNEWS.COM, PURWAKARTA - Satu keluarga di Kampung Munjul RT 36/9, Kelurahan Munjuljaya, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat menjadi korban pembacokan, Selasa (21/4/2020).

Seorang saksi mata, Saman (54) mengaku mendengar suara orang minta tolong dari arah rumah korban pada pukul 02.30 WIB, Selasa (21/4/2020).

Dia pun langsung menghampiri rumah korban untuk melihat dan memastikan sumber suara itu berasal.

Saat di lokasi, kata Saman, rumah korban tampak gelap dan warga lainnya pun ikut ke luar melihat karena mendengar suara minta tolong.

"Posisi korban tengah merayap ke luar pintu rumah sambil minta tolong dengan kondisi sekujur tubuh penuh darah. Kami pun langsung membawanya ke RSUD Bayu Asih Purwakarta," katanya.

Satu keluarga di Kampung Munjul RT 36/09, Kelurahan Munjuljaya, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat menjadi korban pembacokan yang terjadi di rumahnya, Selasa (21/4/2020) sekitar pukul 02.30 WIB.
Satu keluarga di Kampung Munjul RT 36/09, Kelurahan Munjuljaya, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat menjadi korban pembacokan yang terjadi di rumahnya, Selasa (21/4/2020) sekitar pukul 02.30 WIB. (Tribun Jabar/Nandri Prilatama)

Kasatreskrim Polres Purwakarta, AKP Handreas Ardian menjelaskan saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan lebih dalam.

"Jumlah pelaku berapa orangnya kami belum tahu. Yang jelas dalam satu keluarga ini ada empat orang, 3 di antaranya kena bacok dan satu lagi masih balita diamankan warga," ujarnya seraya menyebut para korban telah dibawa ke RSUD Bayu Asih.

Ketika disinggung alat yang dipakai pelaku dalam melakukan pembacokan, Handreas mengaku belum mengetahuinya sebab masih dalam penyelidikan.

Baca: Ombudsman Wanti-Wanti Anies soal Bansos: Segera Terbitkan Keputusan Gubernurnya

"Kami sudah police line pintu belakang hingga ke depan," katanya.

Sebelumnya diberitakan, satu keluarga di Kampung Munjul RT 36/09, Kelurahan Munjuljaya, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat menjadi korban pembacokan yang terjadi di rumahnya, Selasa (21/4/2020) sekitar pukul 02.30 WIB.

Pantauan Tribun Jabar di lokasi, sejumlah warga sekitar tampak penasaran dan berkumpul di depan rumahnya masing-masing saat aparat polisi memasang garis polisi di sekitar rumah korban.

"Korban ini seorang perawat RS Bayu Asih bernama Kurniawati (36) dan suaminya Dedi Rukmayadi (35) juga beserta anak korban yang belum diketahui identitasnya," katanya.

Baca: ‎Pemerintah Larang Masyarakat Mudik, Polisi Sudah Siapkan Skemanya

Handreas juga menyebutkan kasus ini masih dalam proses penyelidikan polisi.

Berdasarkan keterangan saksi, Handreas menuturkan saksi yang merupakan tetangga sempat mendengar suara orang minta tolong dari arah rumah korban.

"Saksi pun datang melihat ke rumah korban gelap dan lalu banyak warga yang datang ke rumah korban. Saksi saat itu posisi merayap keluar pintu rumah sambil minta tolong dengan keadaan sekujur tubuh penuh darah dan kemudian dibawa ke RSUD Bayu Asih," katanya.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Kesaksian Tetangga Korban Pembacokan di Purwakarta, Jeritan Meminta Tolong Memecah Keheningan Malam

Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved