Breaking News:

Kasus Dugaan ART Dipaksa Tenggak Air Mendidih: Polisi Tunggu Pita Suara Korban Pulih

Dia mengaku, dalam kasus ini, pihaknya harus menunggu proses penyembuhan korban setelah selesai operasi.

Tribun Jateng/ Akhtur Gumilang
Ika Musriati saat bercerita pengalaman buruknya di kediamannya, Rabu (22/4/2020). 

Akhtur Gumilang/Tribun Jateng

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Kepolisian Sektor Semarang Barat, Semarang, Jawa Tengah, sudah memeriksa pasangan suami istri RS dan S yang diduga telah menyiksa Ika Masriati (20, asisten rumah tangga (ART) mereka secara tidak manusiawi.

Baca: Dipaksa Makan 50 Cabai dan Tenggak Air Mendidih, Berikut Penuturan ART yang Mengaku Disiksa Majikan

Kapolsek Semarang Barat, Kompol Iman Sudariyanto saat dikonfirmasi menerangkan, penanganan kasus penganiayaan selama ini telah melewati beberapa tahapan.

"Seperti mengumpulkan alat bukti dan keterangan resmi korban untuk memperkuat proses penyidikan."

"Namun, sementara ini kami tak bisa mendapatkan keterangan dari Ika Masriati karena kondisinya masih kesulitan bicara akibat pita suara yang rusak," jelas Iman kepada Tribunjateng.com, Sabtu (25/4/2020).

Dia mengaku, dalam kasus ini, pihaknya harus menunggu proses penyembuhan korban setelah selesai operasi.

Setelah itu, pihaknya akan memintai keterangan korban dan memperkuat penyidikan dengan alat bukti.

"Diperkuat dengan hasil visum dan hasil tes psikologi."

"Kami tak ingin gegabah dalam menangani kasus ini karena mengingat kondisi psikologis korban masih mengalami trauma," sambungnya.

Kapolsek menerangkan, saat ini, kedua majikan yang diduga melakukan penganiayaan kepada Ika telah diperiksa tahap awal oleh penyidik Unit Reskrim Polsek Semarang Barat.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved