Breaking News:

H Sahbirin Noor: Angka Kemiskinan di Daerah Kalsel Jauh Berada di awah rata-rata nasional

Keberhasilan meningkatkan IPM tak lepas pula dari keberhasilan Pemprov Kalsel dalam menekan angka kemiskinan dan pengangguran.

TRIBUNNEWS.COM, BANJARMASIN - Hampir lima tahun memimpin banua, duet kepemimpinan Paman Birin dan Rudy Resnawan menghasilkan berbagai kemajuan di berbagai bidang pembangunan baik secara fisik maupun non fisik.

Hal tersebut dibuktikan saat paparan laporan keterangan pertanggungjawaban LKPj Gubernur Kalsel pada tahun anggaran 2019 di hadapan anggota DPRD Provinsi Kalsel.

Salah satu indikator adalah capaian indeks pembangunan manusia (IPM) yang terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

“IPM Kalimantan Selatan pada tahun 2019 mencapai angka 70,72, sedangkan tahun tahun 2018 hanya  70,17,” ungkap Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, saat dikonfirmasi upaya Pemprov Kalsel meningkatkan kualitas SDM,. Senin (27/4/2020).

Keberhasilan meningkatkan IPM tak lepas pula dari keberhasilan Pemprov Kalsel dalam menekan angka kemiskinan dan pengangguran.

Berdasarkan data statistik tingkat pengangguran terbuka Kalsel pada tahun 2018 tercatat 4,50 persen. Angka tersebut turun 19 persen pada tahun 2019 yakni sebesar 4,31 persen.

Sementara untuk tingkat kemiskinan, Pada tahun 2018 sebesar  4,54 persen. Pada tahun 2019 mengalami penurunan menjadi 4,47 persen.

“Angka kemiskinan di daerah kita, jauh berada di bawah rata-rata nasional,” kata H Sahbirin Noor yang akrab disapa Paman Birin ini.

Peningkatan IPM Kalsel tersebut tak akan terwujud tanpa adanya sinergi dan kebersamaan dari seluruh stake holder maupun DPRD Kalsel.

Selaku Gubernur Kalsel, Paman Birin berharap kebersamaan dan sinergi terus dikembangkan dan dipupuk untuk mencapai Kalsel mapan dan sejahtera.

“Terus bergerak bersama untuk mencapai Banua mapan dan rakyatnya sejahtera,” jelas Paman Birin.

Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved