Breaking News:

Bima Arya Ngamuk di Pasar Paksa Warga Tutup Toko Jadi Sorotan, Warganet : Maskernya Mana Bro

Aksi Bima Arya saat memaksa pedagang menutup toko pun menuai pro dan kontra salah satunya dari warganet.

Tangkap layar kanal YouTube Kompas TV
Wali Kota Bogor Bima Arya menjadi orang dalam pemantauan (ODP) terkait virus Corona setelah lakukan kunjungan kerja ke Turki dan Azerbaijan. 

TRIBUNNEWS.COM -- Aksi ngamuk Wali Kota Bogor Bima Arya dihari pertama kerja seusai menjalani isolasi Covid-19 menjadi sorotan warganet.

Seperti sebelumnya diberitakan TribunnewsBogor.com, Bima Arya ngamuk di pusat perdagangan Plaza Dewi Sartika, Selasa (28/4/2020) kemarin.

Sambil berteriak dari atas mobil, Bima Arya memaksa para pedagang untuk segera menutup toko.

Bima Arya bahkan mengancam akan mencabut izin usaha toko yang masih melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB ) di Kota Bogor.

Bima Arya memaksa toko jam, sepatu dan pakaian yang berjualan di lokasi tersebut untuk menutup aktifitas perdagangannya.

• Pasutri Tewas di Bekasi Dievakuasi Gunakan APD, Warga Sempat Dengar Teriakan: Cuma Suara Istrinya

Aksi Bima Arya saat memaksa pedagang menutup toko pun menuai pro dan kontra salah satunya dari warganet.

Bahkan, warganet pun menyoroti video Bima Arya saat memaksa pedagang menutup toko.

Menurut warganet, Bima Arya pun melanggar aturan PSBB saat berteriak meminta pedagang menutup toko.

Dalam artikel berjudul "Video Bima Arya Ngamuk di Hari Pertama Kerja, Sembuh dari Covid Langsung Tindak Pelanggar PSBB" yang diposting diakun instagram @TribunBogor menuai sorotan warganet.

Tak sediki pula yang memberikan kritik kepada Bima Arya saat melakukan penertiban kepada yang melanggar PSBB di Kota Bogor.

Baca selengkapnya>>>>>>>>>>> 

Editor: TribunnewsBogor.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved