Tolak Bantuan Sembako dari Pemerintah, Seorang Warga Miskin NTT: Saya Harus Usaha Sendiri
Seorang warga asal Kabupaten alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), menolak bantuan sembako dari pemerintah.
TRIBUNNEWS.COM - Seorang warga asal Kabupaten alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), menolak bantuan sembako dari pemerintah.
Seorang ibu bernama Salomi Malaka, menolak saat akan diberikan bantuan sembako.
Padahal ia tercatat sebagai warga miskin di Kabupaten Alor.
• Ungkap Alasan Pemotongan Dana BLT, Bupati Banyumas Sebut Ide dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo
• Presiden Jokowi Bagikan Sembako Langsung ke Rumah Warga, Ini Penjelasan Pihak Istana
Namun, Salomi dengan tegas mengatakan ingin berusaha sendiri memenuhi kebutuhannya.
Dilansir Kompas.com, Jumat (1/5/2020), Salomi saat itu didatangi petugas pemberi bantuan sembako.
Kemudian kepada petugas tersebut, Salomi kekeh tidak mau menerima bantuan tersebut.
"Saya harus usaha sendiri. Tuhan sudah kasih saya 10 jari dipakai untuk usaha. Itu yang saya tidak mau, tidak ada alasan lain," ujar Salomi.
Mendengar penolakan tersebut, petugas kemudian menjelaskan tentang bantuan sembako yang telah berlangsung dari bulan April hingga Desember 2020.
Petugas mendesak Salomi untuk menerima bantuan tersebut, namun Salomi tetap menolak.
Ia menggeleng-gelengkan kepalanya dan menyatakan dirinya tidak ingin makan makanan yang gratis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/sebuah-video-yang-memperlihatkan-seorang-ibu-di-kabupaten-alor.jpg)