Breaking News:

APD dan Hand Sanitizer Buatan Siswa Sekolah di Tiga SMK Diserahkan ke IDI Kudus

‎Hand sanitizer itu merupakan buatan pelajar Jurusan Kimia Industri untuk membantu kebutuhan masyarakat.

Tribun Jateng/IST
Siswa SMKN 3 Kudus mencoba hasil jahitan pakaian APD sebelum diserahkan ke IDI Kudus, Senin (4/5/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, KUDUS - Kepedulian untuk membantu penanganan pandemi Cobid-19 ditunjukkan oleh para siswa sekolah di tiga sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Aksi mereka diwujudkan lewat memberikan bantuan ‎kepada Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

‎Siswa sekolah itu masing-masing SMKN 1 Kudus, SMKN 3 Kudus, dan SMK Duta Karya Kudus yang merupakan sekolah binaan Djarum Foundation.

Kepala SMK Duta Karya Kudus, Muhammad Thoat, bersama-sama dua sekolah lain menyumbangkan hasil produksi alat pelindung diri (APD) dan hand sanitizer.

‎Hand sanitizer itu merupakan buatan pelajar Jurusan Kimia Industri untuk membantu kebutuhan masyarakat.

"Bantuan ini harapannya bisa membantu tenaga medis sehingga semua bisa terbebas dari wabah ini," jelas dia, di sela-sela penyerahan di kantor IDI Kudus, Senin (4/5/2020).

Kepala SMKN 1 Kudus, Saiful Hadi menjelaskan, pihaknya ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial itu‎ untuk terlibat membantu menyelesaikan wabah Covid-19.

"Semua pihak tentu harapannya dapat membantu agar Covid-19 ini bisa segera diangkat dari Indonesia," ujarnya.

Ketua IDI Kudus, Ahmad Syaifuddin berterima kasih atas bantuan yang diberikan dapat memotivasi tenaga kesehatan dalam melayani masyarakat.

Namun, dia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap penularannya dengan selalu menggunakan masker dan menjaga imunitas.

Halaman
12
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved