Breaking News:

Viral Banjir di Cilegon, Perlu Program Jangka Panjang Agar Tak Jadi Langganan Bencana

bencana banjir bandang kali ini merupakan bencana terparah selama 13 tahun sepanjang sejarah banjir di Kota Cilegon.

istimewa
Banjir dengan ketinggian muka air 40-200 sentimeter terjadi di Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Banten, Senin (4/5) pukul 12.00 WIB. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Banjir terjadi di Kampung Ciore Waseh dan Singkil, Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Banten, Senin (4/5/2020) lalu.

Bencana banjir di tengah pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19) itu menjadi bahan perbincangan di media sosial.

Taruna Siaga Bencana (Tagana) Cilegon mengungkapkan di Kampung Ciore Waseh, perbukitan memang sudah gundul dan dikeruk yang menyebabkan air tak tertampung sehingga air deras dan tampak seperti banjir bandang yang menerobos Gerbang Tol (GT) Cilegon Barat.

Untuk melihat dampak bencana tersebut, Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto, didampingi Ketua Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan mendatangi lokasi banjir.

Disebutkan, bencana banjir bandang kali ini merupakan bencana terparah selama 13 tahun sepanjang sejarah banjir di Kota Cilegon.

Yandri mengatakan baik pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat perlu menelaah persoalan banjir itu sehingga tidak menjadi langganan karena sudah mengetahui penyebabnya.

Menurut dia, perlu ada program jangka panjang menangani banjir tersebut.

“Yang paling gampang adalah menertibkan semua pihak yang merusak lingkungan dan harusnya tidak ada kompromi dengan itu. Pemerintah harus menghentikan itu,” kata dia, Jumat (8/5/2020).

Dia mendatangi lokasi setelah menerima kiriman video dari Ketua PAN Cabang Grogol. Upaya mendatangi lokasi juga bagian dari Gerakan Yandri Susanto Berbhakti Untuk Negeri.

Sementara itu, Wakil Ketua MPRI RI, Zulkifli Hasan, meminta semua pihak terutama kader PAN untuk berkontribusi bagi sesama.

"Bangsa dan rakyat ini membutuhkan peran dan sumbangsih pada perbaikan hidup dan kehidupan masyarakat. Kita harus mampu menunjukan jatidiri sebagai sebuah partai yang amanah," tambahnya.

Di kesempatan itu, turut diberikan bantuan sembako berupa 1,4 ton beras, mie instant, minyak goreng, gula, sarden dan teh untuk warga yang terdampak wabah virus corona dan banjir bandang.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved