Breaking News:

Virus Corona

Petugas Sosialisasi Covid-19 Dipukuli Seorang Warga Gara-gara Hal Ini

Sebelum dipukuli, HJ mengaku, N menuduhnya sebagai dalang keresahan masyarakat di tengah pandemi virus corona baru atau Covid-19.

Tribun Bali
Ilustrasi pemukulan 

TRIBUNNEWS.COM, LABUAN BAJO - Aksi kekerasan menimpa seorang petugas medis di UPTD Puskesmas Wae Nakeng, Kecamatan Lembor, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (13/5/2020).

Dia dipukul seorang warga berinisial N pada .

HJ dipukul di UPTD Puskesmas Wae Nakeng sekitar pukul 13.50 WITA.

Petugas medis tersebut mengaku tak tahu alasan warga berinisial N itu memukulinya.

Sebelum dipukuli, HJ mengaku, N menuduhnya sebagai dalang keresahan masyarakat di tengah pandemi virus corona baru atau Covid-19.

Baca: Dinkes DKI: 96 Ribu Rapid Test, 96 Persen Dinyatakan Negatif Corona

"Saya bersama ibu kepala puskesmas masih membuat laporan, tiba-tiba N datang dengan emosi dan mengatakan saya dalang pembuat keresahan di tengah masyarakat saat Covid-19," kata HJ dilansir Kompas.com, Kamis (14/5/2020). 

N memukul kepala bagian kanan HJ.

Baca: Cegah Penyebaran Corona, Tribunnews dan Cardinal Donasikan 1.000 Masker ke Panti Sosial di Cipayung

Beruntung, kepala puksesmas langsung berteriak memanggil petugas keamanan.

"Bersyukur Ibu Kepala Puskesmas teriak dan satpam langsung datang dan melerai kami," kata HJ.

Setelah dilerai petugas keamanan, N langsung pergi.

HJ dan pihak puskesmas tak sempat menanyakan alasan N melakukan pemukulan tersebut.

HJ merupakan salah satu anggota Tim Unit Pemantauan Covid-19 yang bertugas memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat.

Menurut HJ, dirinya sering memberikan penyuluhan dan edukasi tentang bahaya Covid-19.

"Serta imbauan-imbauan dari pemerintah, yang saya sampaikan saat sosialisasi itu sesuai dengan protokol kesehatan. Tidak ada yang menyimpang," jelasnya. (Kontributor Kompas.com Maumere, Nansianus Taris)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dituduh Timbulkan Keresahan, Petugas Sosialisasi Covid-19 Dipukul Warga"

Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved