Breaking News:

Dramatis, Empat Orang Dalam Mobil yang Terseret Arus Sungai Krueng Beukah Dselamatkan

Sekitar 15 menit mencuci mobil dan anggota keluarga mandi, air sungai naik secara tiba-tiba karena diguyur hujan

Zainun Yusuf/Serambi Indonesia
Alat berat jenis beko dari BPBK Abdya, Sabtu (23/5/2020) pagi, bersama warga mengevakuasi satu unit mobil double cabin yang tenggelam karena banjir luapan di Daerah Aliran Sungai Krueng Beukah, Blangpidie, Jumat (22/5/2020) petang. 

Menyaksikan ada empat orang (dua diantaranya anak-anak masih kecil) yang sedang diseret arus banjir, sejumlah warga Desa Seunaloh dan Desa Meudang Ara, termasuk Keuchik Gampong Seunaloh, Muhammad Isa nekat terjun ke dalam sungai yang sedang meluap untuk memberikan pertolongan.

Beberapa pemuda dari Jalan Manyang, juga tidak pikir panjang lagi terjun dari atas jembatan rangka baja ke dalam sungai yang sedang meluap tersebut guna membantu korban yang hilang timbul di atas permukaan air.

Upaya pertolongan dari warga yang sangat dramatis akhirnya berhasil membantu Safran yang sedang berjuang sekuat tenaga menyelamatkan istri dan dua anak kemenakannya dalam terjangan air.

Sejumlah warga yang nekat mencebur diri ke dalam sungai yang sedang meluap, guna memberi pertolongan akhirnya berhasil mengiring Safran, bersama istri dan dua anak kemenakannya ke tebing sungai sisi Desa Lhueng Asan atau sekitar 150 meter arah bawah jembatan rangka baja.

Lokasi penyelamatan Safran dan anggota keluarganya merupakan lokasi mencuci pakaian ibu-ibu dari Desa Lhueng Asan atau berjarak antara 200 sampai 300 meter dari lokasi kejadian.

Selamat dari kejadian itu, Safran tidak lagi mempedulikan mobil yang sudah tenggelam banjir di dalam sungai di lokasi. Melainkan segera membawa istri dan dua anak kemenakannya ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan.

“Alhamdulillah. Kondisi istri dan anak-anak sehat-sehat,” kata Safran.

Safran merupakan warga asal Desa Keude Siblah Blangpidie, Abdya, sekarang menetap bersama istri dan anak-anaknya di Jalan Letnan Mubin, Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Meulaboh, Aceh Barat.

Keluarga ini pulang ke Desa Keude Siblah, Blangpidie, Abdya pada Kamis (21/5/2020) malam dengan tujuan ingin merayakan Idul Fitri 1441 H/2020 M bersama anggota keluarga lainnya di Blangpidie.

Safran juga menyampai terima kasih tidak terhingga kepada sejumlah warga Desa Meudang Ara, Desa Seunaloh, termasuk kepada Keuchik Gampong Seunaloh dan warga Jalan Manyang yang nekat terjun ke dalam sungai yang sedang meluap guna membantu menyelamatkan dirinya bersama istri dan anak-anak.

Halaman
1234
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved