Kelompok Bersenjata di Papua

Peristiwa Penembakan dalam 2 Hari di Papua: Korbannya 3, Tenaga Medis Tewas, Lainnya Luka-luka

Mereka dikabarkan diserang oleh Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB) di Distrik Wandai, Jumat (22/5/2020)

ISTIMEWA
ILUSTRASI 

"Lukanya masih bisa ditangani. Mudah-mudahan sehat," kata Paulus kepada wartawan di Timika, Kamis sore.

Menurut Paulus, pihaknya masih menyelidiki insiden itu, apakah korban dihadang kelompok kriminal bersenjata atau ada motif lain. 

Mengingat lokasi kejadian berada di area PT Freeport Indonesia, sehingga pihaknya akan mendalami apakah ada keterlibatan oknum aparat hingga bisa membawa warga yang non karyawan ke area perusahaan.

"Kami masih dalami apakah mereka memang dihadang oleh kelompok bersenjata atau siapa," ujar Paulus.

"Saya sudah dengar-dengar itu. Katanya ada oknum yang membantu. Kita akan akan coba usut," tambah Paulus.

Paulus pun mengingatkan warga yang biasa melakukan aktivitas pendulangan emas secara tradisional di area PT Freeport Indonesia, untuk tidak memasuki kawasan tersebut.

Baca: Tata Cara Sholat Idul Fitri di Rumah Disertai Niat dan Panduan Khutbah Shalat Id

Sebab, KKB saat ini sudah menyatakan area PT Freeport Indonesia merupakan area perang melawan aparat TNI-Polri.

"KKB itu sudah menyatakan area tersebut lokasi perang. Jadi pendulang jangan masuk area tersebut," kata Paulus.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Warga Tergeletak dengan Luka Tembak di Jalan Tambang Area PT Freeport Papua

Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved