Breaking News:

Virus Corona

Viral RS Minta Uang Pemulasaraan Jenazah PDP Corona Rp 3 Juta, Ini Fakta yang Terjadi

Viral video keluarga pasien PDP corona yang meninggal tak terima saat dipungut biaya untuk pemulasaraan jenazah oleh rumah sakit.

YouTube/ Kompas
Heboh PDP Corona Meninggal Dunia, Keluarga Diminta Bayar Rp 3 Juta 

TRIBUNNEWS.COM - Viral video keluarga pasien PDP corona yang meninggal tak terima saat dipungut biaya untuk pemulasaraan jenazah oleh rumah sakit.

Fakta di balik video viral petugas rumah sakit pungut uang Rp 3 juta untuk biaya pemulasaraan jenazah PDP corona, padahal ditanggung negara.

Kehilangan keluarga karena virus corona sudah menjadi duka tersendiri bagi yang ditinggalkan.

Namun, sebuah video viral merekam kemurkaan keluarga PDP corona yang justru dipungut biaya 3 juta untuk menguburkan jenazah kerabatnya.

Tangkapan layar video perdebatan antara keluarga pasien dengan petugas di RSUD dr Wahidin Sudirohusodo, Kota Mojokerto, Jawa Timur, terkait permintaan biaya Rp. 3.000.000 untuk pemulasaraan jenazah Pasien Dalam Pengawasn (PDP).(KOMPAS.COM/HANDOUT
Tangkapan layar video perdebatan antara keluarga pasien dengan petugas di RSUD dr Wahidin Sudirohusodo, Kota Mojokerto, Jawa Timur, terkait permintaan biaya Rp. 3.000.000 untuk pemulasaraan jenazah Pasien Dalam Pengawasn (PDP).(KOMPAS.COM/HANDOUT ()

 Ketika Banyaknya Pembawa Virus Corona Tanpa Gejala Wara-wiri, 24 Perawat di Depok Tertular Covid-19

 Video Penjemputan Bocah 2 Tahun Positif Corona Viral, Tak Menangis Sama Sekali Digendong Petugas

Sebuah video perdebatan beberapa keluarga pasien dan petugas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wahidin Sudirohusodo Mojokerto, viral di media sosial sejak Kamis (21/5/2020) malam.

Potongan video tersebut tersebar di beberapa media sosial seperti Instagram dan Facebook.

Masyarakat juga ramai membagikan video itu di aplikasi pesan instan, WhatsApp.

Berdasarkan percakapan yang terekam dalam video itu, keluarga pasien mempertanyakan uang sebesar Rp 3 juta yang diminta petugas rumah sakit. 

Petugas menyebut uang itu akan digunakan untuk biaya pemulasaraan jenazah pasien yang meninggal.

Keluarga itu terlihat beberapa kali mengutarakan keluhannya kepada petugas. Mereka mempertanyakan uang itu.

HALAMAN 2 >>>>>>>

Editor: Salma Fenty Irlanda
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved