Breaking News:

Terkuak Setahun Pasca Kejadian, Pembunuh Janda Empat Anak Ini Ternyata Pasangan Suami Istri

Peristiwa pembunuhan yang menimpa janda empat anak yang terjadi pada 10 Desember 2019 silam ternyata diotaki dan dilakukan oleh pasangan suami-istri.

For Serambinews.com
Petugas Polres Langsa mengamankan dua pelaku pembunuhan atas janda empat anak, Nurita, yang dilakukan setahun lalu. Pelaku adalah pasangan suami-istri. 

Laporan Wartawan Serambi, Zubir

TRIBUNNEWS.COM, LANGSA - Kasus pembunuhan sadis atas Nurita (42) perempuan berstatus janda warga Dusun Kloneng, Desa Seunebuk Punti, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi NAD, memang biadab.

Peristiwa pembunuhan yang menimpa janda empat anak yang terjadi pada 10 Desember 2019 silam ternyata diotaki dan dilakukan oleh pasangan suami-istri.

Lalu pelaku membuang jasad korban ke rawa-rawa areal pertambakan warga di Gampong Baroh, Kecamatan Langsa Lama.

Pelaku berinisial SU (38) dan istrinya IW (46), warga Dusun Cinta Masa, Gampong Benteng, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, yang keduanya berstatus suami istri.

Kapolres Langsa, AKBP Giyarto SH SIK, melalui Kasat Reskrim, Iptu Arief S Wibowo SIK, Selasa (2/6/2020) mengatakan, pelaku diringkus oleh tim gabungan Tim Sat Reskrim Polres Langsa dan Ditkrimum Polda Aceh, dan Polsek Langsa Timur.

Tersangka SU dan IW ditangkap oleh aparat polisi saat berada di Gampong Lhoek Bani, Kecamatan Langsa Barat, Senin (1/6/2020) pada pukul 15.00 WIB.

"Saat ini tersangka SU dan IW telah diamankan di sel tahanan Mapolres Langsa untuk proses hukum lebih lanjut," ujar Kasat Reskrim. 

Baca: Gadis Asal Jambi Hilang Diculik Pria Bermobil, 4 Hari Kemudian Ditemukan di Polsek Senen, Jakarta

Sebelumnya, Polres Langsa akhirnya mengidentifikasi mayat yang ditemukan di rawa-rawa areal pertambakan warga di Gampong Baroh, Kecamatan Langsa Lama, Rabu (10/12/2019) siang.

Korban bernama Nurita (42), warga Dusun Kloneng, Desa Seunebuk Punti, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang. 

Baca: Oniara Wonda Anggota KKB Papua Paling Berbahaya, Pernah Serang Rombongan Tito Karnavian

Selama ini korban bekerja di warung Siska, Gampong Meurandeh, Kecamatan Langsa Lama.

Halaman
123
Berita Populer
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved