Breaking News:

Virus Corona

Kabar Melegakan, Zona Merah Covid-19 di Jatim Terus Menurun, Sekarang Tinggal 11 Daerah

Ini adalah kabar menyejukkan di tengah-tengah kasus Covid-19 atau virus Corona di Jatim yang masih tinggi.

HANDOUT
Dirut Petrokimia Gresik, Rahmad Pribadi (kanan) dan Dirut PT Sier, Fattah Hidayat (kiri) bersama Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa (tengah) usai meninjau truk bantuan APD untuk Pemprov Jatim. 

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan kabar gembira, zona merah Covid-19 di Jawa Timur terus menurun.

Ini adalah kabar menyejukkan di tengah-tengah kasus Covid-19 atau virus Corona di Jatim yang masih tinggi.

Zona merah atau daerah yang berisiko tinggi atau bahaya penularan Covid-19 atau virus Corona Jatim terus menurun.

Per hari ini, Rabu (10/6/2020), zona merah Jawa Timur tinggal tersisa 11 daerah saja.

Padahal sebelumnya 38 kabupaten Kota Jatim sudah merah seluruhnya.

Namun kini status zona merah mulai menurun sehingga menyisakan hanya 11 daerah saja yang statusnya berisiko tinggi penularan Covid-19.

Baca: Pendapat Pakar Siber Tentang Maraknya Penipuan Lelang Pegadaian Palsu

Baca: Gapki: Teknologi Jadi Kunci ‘New Normal’ Usaha Perkebunan Sawit Pasca Covid-19

Baca: Ruben Onsu Blak-blakan Ceritakan Betrand Peto yang Dulu: Onyo Itu Baunya Semerbak, Bunda Aja Mental

Baca: Saatnya Atur Sendiri Kuotamu dan Maksimalkan Peluang Dengan Smartfren POWER UP

Sebelas daerah tersebut, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Pamekasan, Jombang, Malang, Sidoarjo, Situbondo, Bojonegoro, Pasuruan, Tuban, Lamongan, Kota mojokerto, Kota batu, Kediri, dan Mojokerto.

Sedangkan yang masuk zona kuning ada lima kabupaten kota. Kelima kabupaten itu, Kabupaten Trenggalek, Kota Pasuruan, Ponorogo, Lumajang, dan Kota Blitar. Lima daerah ini masuk dalam kawasan berisiko rendah penularan Covid-19.

Sementara itu, 22 Kabupaten/Kota lainnya berstatus zona orange atau resiko sedang. Yaitu Kabupaten Sampang, Kota Probolinggo, Bondowoso, Madiun, Blitar, Jember, Probolinggo, Nganjuk, Bangkalan, Sumenep, Tulungagung, Banyuwangi, Magetan, Ngawi, Kota Kediri, Kota Malang, Kabupaten Pacitan, Kota Madiun.

"Zonasi ini sesuai dengan indikator dari Gugus Tugas Pusat berdasarkan risiko tinggi, sedang dan rendah serta area tidak terdampak," ungkap Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Rabu (10/6/2020).

Halaman
12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved