Breaking News:

Dua Bulan Lalu Dibebaskan dari LP karena Program Asimilasi, Pria Garut Ini Telah 11 Kali Curi Motor

Tersangka MRA mengaku kembali berbuat kejahatan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari

IST
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNNEWS.COM, TASIKMALAYA -  Bukannya tobat dan bersyukur pascadibebaskan karena adanya program asimilasi, MRA (34), warga Garut, Jabar malah bikin ulah.

Usai dibebaskan 2 bulan lalu, dia  membawa kabur sebelas unit sepeda motor.

Jajaran Satreskrim Polresta Tasikmalaya membekuk MRA (34), warga Garut.

Ketika diperiksa identitasnya, diketahui MRA ternyata residivis yang baru keluar penjara selama dua bulan.

Dia dibebaskan karena masuk program asimilasi.

Kasatreskrim, AKP Yusuf Ruhiman, mengatakan, MRA baru dua bulan bebas dari Lapas Sumenep, Jatim, karena masuk dalam program asimilasi cegah Covid-19 di lapas.

Baca: Viral Cuitan Komplain ke PLN Dikira Ada Pemadaman, Ternyata Ibu Kos Lupa Isi Token Listrik 

"Saat keluar, kelakuannya kambuh dan dalam aksinya membawa kabur 11 sepeda motor. Delapan unit di Tasikmalaya dan tiga lagi di Banjar," ujar Yusuf.

Aksi terakhir dilakukan di sebuah toko meubel di Jalan Mitra Batik, Kota Tasikmalaya.

Tersangka pura-pura meminjam sepeda motor untuk membawa uang dari ATM.

"Namun itu hanya modus, karena setelah berhasil meminjam, sepeda moror langsung dibawa kabur dan dijual dengan harga murah," kata Yusuf.

Tersangka MRA mengaku kembali berbuat kejahatan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Pasalnya selepas dari lapas ia tak punya pekerjaan.

"Bingung mau dari mana untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah bebas dari penjara. Akhirnya kembali mencuri," ujar MRA.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Dua Bulan Bebas Dapat Program Asimilasi, MRA Kembali Ditangkap, Embat 11 Sepeda Motor

Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved