Breaking News:

Sunda Empire

Dua Putri Nasri Banks Dipenjara di Malaysia Gara-gara Gunakan Paspor Sunda Empire

Cerita itu ternyata bukan isapan jempol atau halusinasi sebagaimana yang sering diucapkan oleh ketiga terdakwa soal eksistensi

Editor: Hendra Gunawan
The Star
Fathia Reza dan Lamia Roro yang ditahan di Malaysia pada 2007 karena kedapatan membawa paspor kerajaan Sunda. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

 TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG-Sidang dakwaan kasus membuat keonaran dengan terdakwa Nasri Banks, Rd Ratnaningrum serta Ranggasasana dari Sunda Empire, pada Kamis (18/6/2020) mengungkap fakta baru.

Dalam dakwaan disebutkan bahwa Sunda Empire dibentuk Nasri Banks untuk memulangkan kedua anaknya yang bernama Fathia Reza dan Lamia Roro yang ditahan di Malaysia pada 2007 karena kedapatan membawa paspor kerajaan Sunda.

‎Cerita itu ternyata bukan isapan jempol atau halusinasi sebagaimana yang sering diucapkan oleh ketiga terdakwa soal eksistensi Sunda Empire.

Rd Setiawati (47), kakak kandung dari terdakwa Rd Ratnaningrum, membenarkan bahwa Fathia Reza dan Lamia Roro adalah anak dari kakak kandungnya hasil pernikahan dengan Nasri Banks, pensiunan PNS guru.

Baca: Sidang Tiga Petinggi Sunda Empire Diwarnai Tawa, Jaksa Dibuat Heran: Dakwaannya Seunik Ini

Baca: Terungkap Motif Nasri Banks dan Rd Ratnaningrum Dirikan Sunda Empire, Bukan Untuk Satukan Dunia

Baca: Ruang Kendali Nuklir Sunda Empire Penguasa Dunia, Tak Dijaga Ketat, Penampakannya di Luar Nalar

"Betul, dua anak itu, Fathia Reza dan Lamia Roro adalah anak kakak saya. Fathia Reza lahir di tahun yang sama dengan anak saya," ujar Rd Setiawati saat dihubungi via ponselnya, Jumat (19/8/2020).

Dalam dakwaan jaksa disebut, kedua anak itu mempercayai soal Sunda Empire yang di‎kisahkan oleh Nasri Banks dan Rd Ratnaningrum. Hanya saja, Rd Setiawati tidak tahu persis kenapa kedua anak itu tiba-tiba ada di Brunai Darussalam kemudian ditangkap otoritas Malaysia dan ditemukan paspor Sunda Empire.

"Sampai detik ini saya tidak tahu dan sampai detik ini juga saya belum bertemu lagi dengan dua anak itu. Sudah 14 tahun," ujarnya.

Ia tahu soal kedua anak itu ditangkap di Malaysia lewat pemberitaan dan video di Youtube soal keberadaan keduanya.

"Jangankan dengan anaknya, dengan kakak saya juga belum pernah komunikasi lagi. Bahkan selama ada kasus ini, kami keluarga belum menjenguk karena belum diperkenankan," ucap dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved