Breaking News:

Legislator Asal Kaltim Minta Menteri PUPR Segera Evaluasi Tarif Tol Balsam

Pada tiga seksi tol sepanjang 64,87 kilometer itu, tarif terjauh untuk kendaraan Golongan I adalah Rp 64.870

TRIBUN KALTIM/TRIBUN KALTIM/Nevrianto Hardi Prasetyo)
GERBANG TOL PALARAN - Situasi Gerbang Tol Balikpapan -Samarinda (BalSam), Palaran, Samarinda Kalimantan Timur tampak lengang , Senin (15/6/2020). Setelah 6 bulan pengendara mobil gratis melintas, mulai 14 Juni tol Balsam kini ada tarifnya, untuk rute Samboja - Simpang Pasir yang lebih dekat, kendaraan Golongan I dikenakan tarif Rp75.500, dan Golongan II harus bayar tarif numpang lewat Rp113 ribu. Truk-truk besar dengan 3 sumbu roda seperti truk pengangkut BBM dan adukan semen mendapat tarif yang sama dengan Golongan II. Kendaraan Golongan IV dengan sumbu roda 4 dan Golongan V yang bersumbu roda 5, harus bayar Rp167.500 di rute Samboja-Simpang Jembatan Mahkota 2 dan Rp151 ribu untuk Samboja-Simpang Pasir. (TRIBUNKALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi V DPR Irwan menyoroti tarif tol Balikpapan-Samarinda yang dirasa masyarakat Kalimatan Timur terlalu memberatkan. 

Dalam rapat kerja dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Irwan meneruskan aspirasi masyarakat Kaltim yang merupakan daerah pemilihannya tentang tarif tol ini.

Irwan meminta Menteri Basuki mengevaluasi kembali keputusan yang ditekennya soal tarif tol Balsam ini.

“Pak Menteri, mohon kebijakan agar mengevaluasi putusan terkait tarif Tol Balsam ini. Masyakarat di Kaltim sangat keberatan dengan penentuan tol yang per kilometer lebih dari Rp 1.000,” ujar Irwan saat raker dengan Komisi V DPR dengan Menteri PUPR di gedung DPR, Jakarta, Rabu (24/6/2020).

Selain disampaikan lisan dalam rapat, Wakil Sekretaris Jendera Demokrat itu juga menyampaikan lewat surat keberatan dirinya terkait tarif tol ini sesuai konstitusi kepada Menteri Basuki.

Baca: Masa PSBB Transisi, Volume Kendaraan yang Melintasi Tol Trans Jawa Alami Peningkatan

“Izin pak saya sampaikan surat keberatan dan juga lampiran dokumen surat aspirasi dari Forum Rakyat Kaltim Bersatu terkait tarif tol ini,” ucap Irwan.

Tarif tol Balikpapan-Samarinda yang ditetapkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono lebih besar dari usulan tarif sebelumnya, di mana PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (JBS) mengusulkan tarif Rp 1.000 per kilometer. 

Pada tiga seksi tol sepanjang 64,87 kilometer itu, tarif terjauh untuk kendaraan Golongan I adalah Rp 64.870.

Namun, tarif dalam SK Menteri justru Rp 75.500 yang jatuhnya Rp 1.179 per km. 

Sedangkan Golongan II dan Golongan III adalah Rp 1.935 per kilometernya. Untuk kendaraan Golongan IV dan Golongan V adalah Rp 2.582 per kilometernya. 

Dalih pemerintah pusat penyesuaian tarif itu, masih menggunakan asumsi lalu lintas harian rata-rata (LHR) sekitar 11 ribu kendaraan.

Berita Populer
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved