Breaking News:

Tiga Tersangka Judi Online di Aceh Terancam Hukuman Cambuk Maksimal 45 Kali, Tertangkap di Warnet

Tiga tersangka judi online dikenakan (dipersangkakan) dengan Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat.

Freepik
Ilustrasi- Tiga tersangka judi online dikenakan (dipersangkakan) dengan Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat. 

Sebelumnya dilaporkan, Tim Opsnal Sat Reserse Kriminal Polres Langsa, berhasil menciduk tiga tersangka judi online.

Ketiganya berprofesi sebagai penyedia ID judi online jenis sbobed.

Polisi juga menyita barang bukti (BB) 2 unit CPU dan 3 unit layar monitor komputer, uang tunai Rp 750 ribu, serta 12 lembar ID judi online jenis sbobed.

Pengungkapan kasus judi online ini disampaikan Kapolres Langsa, AKBP Giyarto SH SIK, melalui Kanit Tipikor, Ipda Narsyah Agustian SH, pada konf3rensi pers, di aula Mapolres Langsa, Rabu (24/06/2020).

Ipda Narsyah merincikan, ketiga tersangka berinisial IA 23, Dusun Cendana, Gampong Seulalah, Kecamatan Langsa Lama, ZK (43) Dusun Melati, Gampong Paya Bujok Blang Paseh, dan IH (32) warga Dusun Ikhlas, Gampong Blang, Kecamatan Langsa Kota.

Ketiga tersangka ditangkap di tiga warnet dengan lokasi terpisah pada Senin (22/06/200) malam lalu.

Setelah sebelumnya Tim Opsnal Sat Reskrim mendapat laporan dari masyarakat.

"Saat ini tersangka serta BB judi online jenis sbobed ini sudah diamankan di Mapolres Langsa, untuk proses penyidikan lebih lanjut," tutup Ipda Narsyah.

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul "Tiga Tersangka Judi Online di Langsa Dikenakan Hukum Jinayat, Ini Jumlah Ancaman Cambuknya"

Editor: Miftah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved