Breaking News:

Karena Hutang Rp 40 Juta Gadis Ini Dihabisi Teman Sendiri, Mayatnya Dibuang ke Jurang

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander menjelaskan pihak telah mendatangkan keluarga korban dalam penyelidikan

Mohammad Romadoni/Surya
Mas'ud Andy Wiratama dan Rifat Rizatur Rizan, dua pembunuh gadis Sidoarjo yang mayatnya dibuang di Jurang Pacet mengakui perbuatannya, Jumat (26/6/2020). (surya/mohammad romadoni) 

TRIBUNNEWS.COM, MOJOKERTO -- Almarhumah Vina Aisyah Pratiwi, gadis Sidoarjo yang menjadi korban kekejaman teman sendiri mengalami sejumlah hal memilukan dalam hidupnya.

Wanita yang dibunuh oleh dua teman yang juga tetangga sendiri dan mayatnya dibuang ke jurang Pacet, Mojokerto, Jawa Timur merupakan korban broken home.

Vina Aisyah Pratiwi harus hidup bersama kakaknya, setelah orangtuanya bercerai.

Berikut uraian selengkapnya:

1. Anak broken home

Informasi ini didapat setelah polisi menelusuri identitas lengkap mayat yang ditemukan di dasar jurang Gajah Mungkur, Pacet Selatan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Awalnya polisi menduga mayat yang berinisial FN itu warga Kediri.

Hal ini merujuk pada tempat tinggal orang tuanya yang telah berpisah dan menetap di Kediri.

Baca: UPDATE Mayat Wanita di Jurang Pacet: 4 Luka Hingga Masker Berlumuran Darah, Diduga Korban Pembunuhan

Baca: Mayat Wanita Muda Berlumur Darah di Dasar Jurang Diduga Dibunuh, Berikut Identitasnya

Baca: Berniat Selfie di Jalan, Pemuda Asal Mojokerto Ini Malah Temukan Mayat Wanita Muda di Dalam Jurang

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander menjelaskan pihak telah mendatangkan keluarga korban dalam penyelidikan kasus penemuan mayat perempuan di Pacet tersebut.

"Orang tua yang bersangkutan juga sudah mengakui bahwa korban adalah puterinya," ujarnya, Kamis (25/6/2020).

Halaman
1234
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved