Breaking News:

4 Tersangka Pemerkosaan Janda Muda di Bangkalan Ditangkap Polisi, Pelaku Rata-rata Berusia Muda

4 tersangka kasus pemerkosaan janda muda di Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur ditangkap aparat kepollisian, Senin (6/7/2020) malam.

TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Ilustrasi pelaku kejahatan. 

TRIBUNNEWS.COM, BANGKALAN - 4 tersangka kasus pemerkosaan janda muda di Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur ditangkap aparat kepollisian, Senin (6/7/2020) malam.

Hingga saat ini kepolisian masih memburu 3 pelaku lainnya.

Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Agus Sorbanapraja mengatakan pihaknya menjemput keempat pelaku di satu titik yang sudah dikondisikan kepala desa.

"Dibantu klebun (kepala desa). Kami juga ultimatum keluarga mereka karena statusnya sudah jelas tersangka," ungkap Agus kepada Surya.co.id.

Baca: Janda Muda Diperkosa 7 Orang, Bunuh Diri karena Terus Diteror agar Bungkam, Tenggak Cairan Pembersih

Ia menjelaskan, keenam pelaku pemekosaan terhadap janda muda satu anak itu telah ditetapkan tersangka, Sabtu (4/7/2020).

"Kami gerebek satu rumah di Desa Tlokoh dan Desa Tanjung Bumi beberapa waktu lalu namun nihil," jelasnya.

Agus mengatakan, keempat pelaku tersebut berasal dari Kecamatan Tanjung Bumi.

Baca: Kronologi Janda 21 Tahun Diperkosa 7 Orang di Hutan Bangkalan dan Bunuh Diri, Sempat Diteror Pelaku

Keberadaan mereka sebetulnya telah terendus beberapa hari sebelumnya.

"Namun kami lakukan pendekatan terlebih dulu. Usia mereka masih muda, rata-rata berusia 20 tahunan," kata Agus.

Keempat pelaku saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bangkalan.

Korban diteror pelaku hingga bunuh diri

Terungkap kronologi lengkap dan fakta-fakta terbaru kisah pilu nan tragis seorang janda 21 tahun dirudapaksa 7 orang di Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur (Jatim).

Korban yang terus diteror para pelaku agar tidak melaporkan kasus yang menimpanya akhirnya memilih bunuh diri.

Polisi kini memburu para pelaku, tiga di antaranya sudah diketahui identitasnya dan segera akan ditangkap.

Janda muda beranak satu asal Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan itu memutuskan untuk bunuh diri dengan cara menenggak cairan pembersih lantai, Rabu (1/7/2020) malam.

Ia tewas di dapur rumahnya sekitar pukul 20.00 WIB dan meninggalkan seorang anak berumur 6 tahun.

"Korban bunuh diri tadi malam."

"Ada ancaman dan intimidasi melalui telepon terhadap korban."

"Ponsel korban telah diserahkan ke polres," ungkap sepupu korban, Musli Mulyono ketika ditemui di Mapolres Bangkalan, Kamis (2/7/2020).

Ia hadir bersama Persatuan Mahasiswa Kokop (PKM) kala menggelar audensi bersama Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra di Gedung Serbaguna Mapolres.

"Kondisi perekonomian keluarga korban sangat minim, bahkan tergolong miskin."

"Ia anak ketiga dari empat bersaudara," jelasnya.

Baca: Janda di Sidoarjo Diduga Menjadi Korban Pembunuhan, Mobil Hilang Terekam CCTV Tinggalkan Perumahan

Baca: Kronologi Janda 21 Tahun Diperkosa 7 Orang di Hutan Bangkalan dan Bunuh Diri, Sempat Diteror Pelaku

Tragedi pemerkosaan itu terjadi di sebuah hutan di Desa Bungkek Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan, atau berjarak sekitar 600 meter dari rumah korban, Jumat (26/6/2020) dini hari.

Informasinya, korban awalnya dijemput dua orang mengunakan sepeda motor untuk berbelanja di sebuah mini market pada Kamis (25/6/2020) sekitar pukul 20.00 WIB.

Usai berbelanja, korban dan dua pejemput itu dihadang tujuh orang yang mengaku sebagai keluarga korban.

Dua orang pejemput itu langsung menyerahkan korban begitu saja.

Karena ketujuh orang tersebut mengatakan bahwa korban telah menghilang beberapa hari terakhir.

"Si pejemput itu memang pernah ke rumah korban, tapi intensitasnya tidak begitu sering."

"Terkadang juga janjian di depan rumah korban," pungkas Musli.

Ketua Umum PKM Samsul Hadi mengungkapkan, meninggalnya korban tidak lantas menghentikan proses hukum atas kasus pemerkosaan tersebut.

"Setidaknya hingga ketujuh pelaku ditangkap dan diproses secara hukum," ungkap Samsup Hadi.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil kajian PKM, ketujuh pelaku pemerkosaan harus dijerat dengan pasal berlapis Pasal 285 KUHP tentang Kejahataan terhadap Kesusilaan, Pasal 365 KUHP tentang Pencurian, dan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan.

" Kami mendukung dan mendesak Polres Bangkalan untuk secepatnya menyelesaikan proses penegakan hukum kasus ini," ungkap Samsul.

Selain itu, lanjutnya, Polres Bangkalan harus mampu memberikan jaminan keamanan dan perlindungan kepada keluarga korban.

"Kami menilai, meninggalnya korban tidak terlepas dari kelalaian Polres Bangkalan dalam memberikan jaminan keamanan dan perlindungan," tegasnya.

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra mengungkapkan, kehadiran PMK memberi dukungan kepolisian untuk segera mengungkap kasus ini dengan beberapa masukan.

"Kami turut berduka cita dan proses penyidikan terus berlanjut. Kami akan memaksimalkan," ungkap Rama.

Ia menjelaskan, kasus tersebut baru dilaporkan pada Minggu (28/6/2020).

Sejauh ini, Satreskrim Polres Bangkalan telah mengantongi identitas tiga dari tujuh pelaku pemerkosaan.

"Dua penjemput korban sudah kami mintai keterangan hari ini."

"Korban juga tidak mengenal ketujuh pelaku," pungkas Rama.

*Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.

Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri, satu di antaranya adalah Hotline Psychology Mobile RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta 08122551001

Penulis: Ahmad Faisol

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul BREAKING NEWS - Polisi Tangkap 4 dari 7 Pelaku Pemerkosaan Janda Muda di Bangkalan Malam ini

Editor: Adi Suhendi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved