Breaking News:

Pegawai Percetakan Jadi Otak Pembuat Uang Palsu Rupiah dan Dolar di Bogor, Beroperasi 4 Bulan

"Kebetulan yang bersangkutan ini atas inisial AK ini kerjanya sebagai pekerja di percetakan," kata AKBP Roland Ronaldy.

pixabay.com
Ilustrasi uang. 

TRIBUNNEWS.COM - Pria berinisial AKR atau AK (50) yang merupakan pegawai percetakan menjadi otak pembuat uang palsu rupiah dan dolar di Bogor.

AKR ditangkap saat penggerebekan di wilayah Pabuaran, Tangerang.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy.

Tersangka AKR ini, kata dia, memang kesehariannya bekerja di sebuah perusahaan percetakan.

"Kebetulan yang bersangkutan ini atas inisial AK ini kerjanya sebagai pekerja di percetakan," kata AKBP Roland Ronaldy dalam keterangannya, Rabu (8/7/2020).

Baca: Alasan Pasutri Bunuh Bocah, Suami Perkosa Korban karena Tak Puas dengan Istri dan Ingin Beli Sosis

Baca: Pasutri Bunuh Bocah 5 Tahun di Pasuruan, Perkosa dan Rampok Korban untuk Beli Sosis dan Kopi Susu

Roland mengatakan bahwa pelaku mengaku sudah beroperasi memproduksi dan mengedarkan uang palsu sejak 4 bulan yang lalu.

"Menurut keterangan pemeriksaan, (sudah beroperasi) sekitar 4 bulan," kata Roland.

Diberitakan sebelumnya, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bogor telah mengungkap kasus jaringan uang palsu di Kabupaten Bogor.

Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy menjelaskan bahwa awalnya pihaknya menangkap pelaku pengedar uang palsu di Cilebut, Kabupaten Bogor.

Setelah melalui pengembangan, pabrik uang palsu ini kemudian diketahui berada di wilayah Tangerang sampai akhirnya kemudian dilakukan penggerebekan.

Halaman
12
Editor: Ifa Nabila
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved