Breaking News:

Idul Adha 2020

Permintaan Hewan Kurban Melonjak, Pedagang di Garut Sampai Kehabisan Stok Sapi

Stok sapi untuk kurban saat ini sudah habis. Ia masih menunggu kiriman yang berasal dari Madiun, Jawa Timur.

Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Penjualan hewan kurban di sentra penjualan Tenjolaya, Tarogong Kidul, Kabupaten Garut alami lonjakan di tengah pandemi Covid-19, Selasa (14/7/2020). 

"Khusus untuk pesanan hewan kurban dari luar daerah Garut kami antar langsung ke lokasi. Sapi kiriman dari Madiun tidak singgah dulu di Garut karena pertimbangan operasional," ucapnya.

Aep menjamin sapi-sapi miliknya sehat dan telah mendapat pemeriksaan petugas.

Meski di tengah pandemi, Aep menilai animo masyarakat untuk berkurban sangat tinggi.

Dinas Perikanan dan Peternakan Garut sudah mulai melakukan pengawasan hewan kurban.

Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dyah Safitri, menyebut sejumlah lokasi penjualan dan lalu lintas penjualan hewan kurban terus dipantau.

Kabupaten Garut merupakan salah satu daerah yang memiliki kantong-kantong penjualan hewan kurban ke luar daerah.

"Pengawasan dilakukan hingga ke lokasi pemotongan hewan kurban. Kami cek kesehatannya sebelum nanti jadi konsumsi masyarakat," kata Dyah.

Di masa pandemi Covid-19, pihaknya juga melakukan sosialisasi seluruh proses pelaksanaan kurban dari mulai transaksi hingga proses pemotongan hewan kurban.

Semuanya harus menerapkan protokol kesehatan sesuai edaran Kementrian KKP.

Ada 172 titik lokasi penjualan dan pemotongan hewan kurban yang tersebar di 22 kecamatan.

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved