Breaking News:

Istri Pelaku Pencabulan Balita di Banda Aceh Beri Pengakuan Mengejutkan

Kini kedua bocah tersebut harus mendapatkan proses pemulihan trauma dengan melibatkan Polwan Polresta Banda Aceh

IST
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Misran Asri

TRIBUNNEWS.COM, ACEH - Dar alias YL (49), pelaku yang menyodomi dua bocah yang ditangkap personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reskrim Polresta Banda Aceh memiliki kebiasaan aneh.

Kebiasaan buruk dan tak lazim tersebut diungkap oleh SU, istri tersangka yang diminta keterangan oleh polisi sebagai saksi dalam kasus sodomi yang dialami bocah malang berinisial MM (3) dan MJ (2).

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH, melalui Kasat Reskrim AKP M Taufiq SIK MH, mengutip keterangan SU, istri tersangka YL yang kini meringkuk di sel Polresta Banda Aceh, pelaku sering marah jika istrinya menolak berhubungan lewat anal.

Bahkan tersangka akan menganiaya SU, kalau istrinya tersebut tidak mau menuruti apa yang menjadi kehendak dan keinginan tersangka YL.

"Berdasarkan keterangan SU, istri tersangka, suaminya itu memang memiliki kelainan saat berhubungan suami istri. Tersangka YL, selalu memaksa istrinya itu untuk melayani berhubungan badan lewat anal. Jika tidak dilayani, maka tersangka akan memarahi istrinya itu, bahkan memukulinya," ungkap AKP Taufiq.

Mantan Kapolsek Kuta Alam ini pun menerangkan kebiasaan yang tak lazim yang selama ini dilakukan kepada istrinya SU, akhirnya tega dilakukan oleh tersangka YL terhadap dua bocah laki-laki malang, berinisial MM dan MJ yang masih memiliki hubungan persaudaraan dekat dengan pelaku.

Baca: Tim BKSDA Cari Tahu dan Analisa Penyebab Harimau Turun Dekat Pemukiman dan Memangsa Sapi di Aceh

Kini kedua bocah tersebut harus mendapatkan proses pemulihan trauma dengan melibatkan Polwan Polresta Banda Aceh.

Harapannya rasa trauma yang teramat berat yang dirasakan kedua bocah malang tersebut dapat segera terobati dan tidak berdampak pada masa depan mereka yang masih sangat panjang, tambah Kanit PPA, Ipda Puti Rahmadiani, STrK.

"Kami imbau seluruh orang tua untuk menjaga anak-anaknya. Jangan pernah lengah dan jangan pernah lepas dari pengawasan dan kontrol. Tak ada yang bisa dipercaya penuh, meski seseorang itu berstatus saudara," terang Ipda Puti.

Halaman
12
Berita Populer
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved